Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Larung Kepala Kerbau di Pesisir: Menyelami Tradisi Sedekah Laut, Ritual Para Nelayan Jawa
Cari Tahu

Larung Kepala Kerbau di Pesisir: Menyelami Tradisi Sedekah Laut, Ritual Para Nelayan Jawa

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 26, 2026 6:45 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Proses pelarungan sedekah laut di Cilacap.
Proses pelarungan sedekah laut di Cilacap. (Laman YouTube Sentot Brekel)
SHARE

Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang memiliki kekayaan budaya pesisir yang beragam. Salah satu tradisi yang masih lestari hingga kini adalah sedekah laut.

Daftar isi Konten
  • Sejarah Tradisi
  • Labuh Saji
  • Sesajen

Tradisi ini diwariskan secara turun-temurun dan masih rutin diselenggarakan di berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga beberapa wilayah pesisir lain. Meski tata cara pelaksanaan dapat berbeda di setiap daerah, sedekah laut tetap memiliki makna yang sama yakni mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya.

Merangkum dari berbagai sumber yang dikutip pada Minggu, 26 Juli 2026, berikut fakta-fakta terkait sedekah laut, tradisi yang masih dilestarikan hingga hari ini.

Baca juga:
Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperketat kesiapsiagaan di wilayah pesisir Provinsi Lampung…
Kenapa Anak Gimbal di Dieng Tak Boleh Dicukur Sembarangan? Ada… Bayangin kamu masih kecil, tiba-tiba rambutmu berubah jadi gimbal, lalu orang tuamu…
Bukan Sekadar Ritual, Ini Makna Tradisi Mappacci dalam Pernikahan Bugis Setiap rangkaian pernikahan adat memiliki makna yang tidak hanya berkaitan dengan perayaan.…
  • Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung
  • Kenapa Anak Gimbal di Dieng Tak Boleh Dicukur Sembarangan? Ada Ritual dan…
  • Bukan Sekadar Ritual, Ini Makna Tradisi Mappacci dalam Pernikahan Bugis

Sejarah Tradisi

Sedekah laut merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang diperoleh. Tradisi ini umumnya diselenggarakan satu kali setiap tahun dan telah mendarah daging.

Karena sedekah laut tidak hanya terselenggara di satu daerah, waktu pelaksanaan pun berbeda di setiap daerah. Ada yang menggelarnya berdasarkan penanggalan Jawa, seperti bulan Suro atau Muharam, ada pula yang menyesuaikannya dengan kalender Masehi, Hari Nelayan, atau tradisi lokal.

Labuh Saji

Labuh saji berasal dari kata labuh yang berarti menjatuhkan atau melarungkan sesuatu ke laut. Dalam tradisi ini, sesaji, kepala kerbau, dan uang koin dilarungkan ke tengah laut sebagai bagian dari ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Upacara ini dipimpin oleh sesepuh atau tokoh adat setempat. Sebelum pelarungan dilakukan, seorang putri nelayan diarak menggunakan kereta kuda menuju bibir pantai. Selanjutnya, putri tersebut bersama para dayang menaiki kapal utama yang kemudian berlayar ke tengah laut, diiringi oleh puluhan perahu nelayan lainnya.

Sesajen

Isi sesaji dalam tradisi sedekah laut tidak selalu sama karena bergantung pada adat dan kepercayaan masyarakat setempat. Namun, secara umum sesaji berisi hasil bumi, makanan, dan benda-benda yang melambangkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan.

Di beberapa daerah, terutama di pesisir Jawa, sesaji juga dilarungkan ke laut sebagai bagian dari prosesi adat. Beberapa isi sesaji yang umum dijumpai antara lain:

  • Tumpeng lengkap dengan lauk-pauk sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk kemakmuran;
  • Kepala kerbau atau kepala kambing, yang di beberapa daerah menjadi sesaji utama dan dilarungkan ke laut;
  • Hasil bumi, seperti padi, jagung, kelapa, pisang, singkong, dan aneka buah-buahan sebagai lambang kesuburan;
  • Hasil laut, misalnya ikan, udang, atau hasil tangkapan nelayan sebagai simbol mata pencaharian masyarakat pesisir;
  • Jajanan pasar, seperti apem, jenang, wajik, lemper, dan kue tradisional lain;
  • Bunga setaman, yang biasanya terdiri atas mawar, melati, kenanga, dan kantil;
  • Daun sirih dan buah pinang, yang dalam tradisi Jawa sering digunakan sebagai pelengkap sesaji;
  • Air kendi atau air suci, sebagai lambang kesucian dan kehidupan;
  • Uang logam, yang di beberapa daerah ikut dilarungkan ke laut;
  • Kemenyan atau dupa, yang dalam sebagian tradisi digunakan saat doa adat berlangsung.

Bagi banyak komunitas saat ini, sesaji dipandang sebagai bagian dari warisan budaya dan simbol rasa syukur, bukan semata-mata praktik keagamaan. Sementara itu, komunitas lain masih mempertahankan makna spiritual sesuai tradisi.

Identitas Pesisir

Tradisi sedekah laut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mengandung nilai sosial dan spiritual. Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian acara.

Selain itu, tradisi ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antarwarga, melestarikan seni dan budaya daerah, serta menjaga identitas masyarakat pesisir. Melalui penyelenggaraan sedekah laut setiap tahun, masyarakat turut mewariskan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda

Tradisi sedekah laut menjadi bukti bahwa warisan budaya Indonesia masih terus hidup dan dijaga oleh masyarakat hingga saat ini. Di balik setiap prosesi yang dijalankan, tradisi ini tidak hanya mencerminkan rasa syukur tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap alam sebagai sumber kehidupan.

Baca juga:
Satu Barang Berbahaya Ancam Nyawa Satu Kapal: DPR Desak Kemenhub… Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta Kementerian Perhubungan mengawasi barang berbahaya…
601 Kecelakaan Kapal, 239 Korban Meninggal: DPR Sorot “Mesin Pembunuh… Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Marsekal Madya M Syafi’i mengatakan telah…
Keracunan MBG Terus Terjadi, JPPI Bongkar Ancaman Serius: Negara Bangun… Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan pemerintah agar tidak menganggap kasus keracunan…
  • Satu Barang Berbahaya Ancam Nyawa Satu Kapal: DPR Desak Kemenhub Perketat Pengawasan…
  • 601 Kecelakaan Kapal, 239 Korban Meninggal: DPR Sorot “Mesin Pembunuh di Laut”
  • Keracunan MBG Terus Terjadi, JPPI Bongkar Ancaman Serius: Negara Bangun Budaya Impunitas
Tag:adatbudayaJawalautNelayanPesisirRitualSedekah LautTradisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Debat. (sumber: Pexels/Gustavo Fring)
Cari Tahu

3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak Sih Kamu Ikutan?

Pernah nggak sih kamu lagi debat sama orang di kolom komentar, awalnya…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
3 hari lalu
Sejumlah pekerja membersihkan badan pesawat Airbus A320 milik Citilink dari abu vulkanik yang diparkir di apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
Cari Tahu

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa Bikin Bandara Ditutup

Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Cari Tahu

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
Cari Tahu

September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?