Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Bukan Sekadar Cek Kerusakan, BMKG Petakan Kondisi Tanah NTT Usai Gempa 7,7
Daerah

Bukan Sekadar Cek Kerusakan, BMKG Petakan Kondisi Tanah NTT Usai Gempa 7,7

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Agustus 26, 2026 10:04 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT.
Posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf).
SHARE

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong pemerintah memperkuat pemetaan risiko di wilayah terdampak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan rumah dan fasilitas publik yang rusak, tetapi juga mempertimbangkan tingkat kerawanan wilayah terhadap potensi guncangan berikutnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerjunkan tim teknis ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pemetaan dan pengkajian kondisi wilayah secara lebih mendalam.

Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, BNPB, Kemendagri, serta unsur Forkopimda demi memastikan keselamatan warga dan menyajikan data faktual yang komprehensif,”

kata Faisal, dalam keterangannya, Selasa, 25 Agustus 2026.
Baca juga:
Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel… Ribuan Bobotoh memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 10 September…
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 11 September 2026: Seluruh Wilayah Ibu… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI…
Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat… BMKG mengerahkan sekitar 20 sensor untuk memantau tinggi muka air laut di…
  • Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel Panas Lawan…
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 11 September 2026: Seluruh Wilayah Ibu Kota Berawan
  • Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat Sunda

BMKG melakukan survei lapangan yang tak hanya diarahkan untuk melihat dampak gempa terhadap bangunan. Tim juga mempelajari karakteristik tanah serta kondisi bawah permukaan yang bisa memengaruhi respons suatu wilayah ketika terjadi guncangan.

Data itu jadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak. Informasi mengenai kondisi tanah dan bawah permukaan juga bisa jadi bahan pertimbangan dalam memperkuat upaya mitigasi bencana ke depan.

Dalam survei itu, BMKG melakukan pengukuran makroseismik untuk memverifikasi tingkat guncangan sekaligus mendokumentasikan dampak kerusakan bangunan. Sementara itu, survei mikroseismik dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah dan struktur bawah permukaan.

Tim BMKG juga menggunakan metode mikrotremor dan Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW). Pengukuran ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi tanah yang bisa memengaruhi respons wilayah ketika terjadi guncangan gempa.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensi, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu mengatakan survei dilakukan di sejumlah wilayah terdampak. Salah satunya Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, serta wilayah lain di sekitar Flores.

Dari pemetaan awal, BMKG menemukan kerusakan pada sejumlah rumah masyarakat, fasilitas publik, dan bangunan lainnya. Namun, hasil tersebut masih bersifat sementara karena tim masih melakukan verifikasi di lapangan.

Tim BMKG terus memverifikasi dan mengumpulkan data untuk memperoleh gambaran mengenai distribusi tingkat guncangan, karakteristik kondisi tanah, serta pola kerusakan yang terjadi,”

ujar Teguh.
Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah Terdampak Parah

Menurutnya, data hasil survei tersebut penting untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana suatu wilayah merespons guncangan gempa. Meski demikian, pemeriksaan keamanan struktur bangunan tetap menjadi kewenangan tenaga teknis terkait.

Instansi atau tenaga teknis yang memiliki kewenangan di bidang struktur bangunan tetap harus memeriksa keamanan struktur bangunan secara lebih detail,”

jelasnya.

Selain memetakan kondisi tanah dan kerusakan bangunan, BMKG juga melakukan survei tsunami untuk memperoleh informasi lapangan mengenai kondisi pesisir serta memverifikasi perubahan muka air laut setelah gempa.

Sementara, Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan survei teknis tersebut tak berdiri sendiri. BMKG juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi kegempaan terkini.

BMKG juga mendampingi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, dan BPBD setempat dalam peninjauan lapangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi kegempaan terkini, sekaligus memperkuat upaya terpadu dalam penanganan pascabencana,”

ujar Nelly.
Baca juga:
Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke… Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar hingga ketinggian 50.000…
Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rupanya terlibat…
BMKG Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Kenaikan Gelombang, Potensi… BMKG memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tidak memicu kenaikan tinggi gelombang yang…
  • Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke Barat dan…
  • Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan
  • BMKG Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Kenaikan Gelombang, Potensi Tsunami Dipantau…

Saat ini, tim survei masih melakukan pengukuran di sejumlah lokasi. Seluruh hasil pengukuran nantinya akan dianalisis secara komprehensif dan disusun menjadi kajian teknis pascagempa bumi.

Kajian tersebut diharapkan bisa jadi salah satu bahan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. Dengan demikian, proses pemulihan tidak hanya berorientasi pada membangun kembali bangunan yang rusak, tetapi juga memperkuat mitigasi dan mengurangi risiko bencana di masa depan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada. Warga juga diminta menjauhi bangunan yang rusak atau mengalami retak signifikan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Tag:Berita PentingBMKGFloresGempa NTTPemetaanrisiko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Daerah

TES ARTIKEL 1

gwqfhqofqp fmnqifqpofhttps://www.google.comjq fafjqaeft[ 1213446- ofjjfa

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
6 jam lalu
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
10 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up