Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Bukan Karena Cari Pujian, Ini Alasan Jepang Selalu Bersihkan Tempat Sebelum Pergi
Cari Tahu

Bukan Karena Cari Pujian, Ini Alasan Jepang Selalu Bersihkan Tempat Sebelum Pergi

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 15, 2026 11:59 am
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Aksi suporter Jepang bersih-bersih sampah
Aksi suporter Jepang bersih-bersih sampah (Foto: @SiaranBolaLive)
SHARE

Setiap gelaran Piala Dunia, suporter Jepang kerap mencuri perhatian dunia karena kebiasaan mereka membersihkan sampah di stadion usai pertandingan. Tak hanya itu, ruang ganti tim nasional Jepang juga beberapa kali menjadi sorotan karena selalu ditinggalkan dalam keadaan bersih dan rapi.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Souji?
  • Filosofi “Tatsu Tori Ato wo Nigosazu“
  • Mengapa Souji Dianggap Penting?
  • Kebiasaan yang Bisa Meningkatkan Kebahagiaan

Di balik kebiasaan tersebut, terdapat sebuah nilai budaya yang sudah mengakar kuat dalam masyarakat Jepang, yakni souji (掃除) tradisi membersihkan lingkungan yang bukan hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan, tetapi juga membentuk karakter dan rasa tanggung jawab.

Baca juga:
3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak… Pernah nggak sih kamu lagi debat sama orang di kolom komentar, awalnya…
Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa… Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah,…
September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di…
  • 3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak Sih Kamu…
  • Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa Bikin Bandara…
  • September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Apa Itu Souji?

Secara harfiah, souji berarti membersihkan atau menyapu. Namun dalam budaya Jepang, istilah ini punya makna yang lebih dalam lagi.

Souji merupakan praktik membersihkan ruang yang digunakan, baik rumah, sekolah, kantor, hingga fasilitas umum. Tradisi ini mengajarkan bahwa seseorang memiliki tanggung jawab untuk merawat tempat yang telah digunakan, bukan menyerahkan sepenuhnya kepada petugas kebersihan.

Karena itu, banyak sekolah Jepang tidak memiliki petugas kebersihan khusus. Karena setiap hari siswa bergiliran membersihkan ruang kelas, koridor, toilet, hingga halaman sekolah.

Melalui kebiasaan tersebut, anak-anak diajarkan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Filosofi “Tatsu Tori Ato wo Nigosazu“

Tradisi souji juga berkaitan erat dengan sebuah peribahasa Jepang yang terkenal, yakni “Tatsu Tori Ato wo Nigosazu” (立つ鳥跡を濁さず). Menurut artikel yang dimuat media Jepang Oggi.id, ungkapan tersebut telah digunakan selama berabad-abad untuk menggambarkan pentingnya meninggalkan suatu tempat dengan baik dan tanpa menimbulkan masalah bagi orang lain.

Secara harfiah, ungkapan tersebut berarti “burung yang terbang pergi tidak mengeruhkan air yang ditinggalkannya”. Makna yang terkandung di dalamnya bisa diartikan sebagai, seseorang sebaiknya meninggalkan tempat atau situasi dengan cara yang baik, tanpa menyisakan masalah maupun kekacauan.

Dalam kehidupan sehari-hari, filosofi ini sering diterapkan saat seseorang pindah rumah, resign dari pekerjaan, lulus sekolah, atau meninggalkan suatu tempat setelah digunakan.

Tak heran jika masyarakat Jepang terbiasa merapikan kembali ruangan, membersihkan meja makan, hingga memastikan area publik tetap bersih setelah dipakai.

Baca juga:
Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Jangan Bersihkan Seperti Debu… Material abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai terlihat dan…
Manggleng, Si Camilan Singkong Khas Jawa yang Gurih dan Pedas… Singkong menjadi salah satu bahan pangan yang banyak diolah menjadi makanan tradisional…
  • Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Jangan Bersihkan Seperti Debu Biasa
  • Manggleng, Si Camilan Singkong Khas Jawa yang Gurih dan Pedas Manis

Mengapa Souji Dianggap Penting?

Bagi masyarakat Jepang, bersih-bersih bukan hanya soal fisik, melainkan juga latihan mental.

Dalam ajaran budaya Jepang yang dipengaruhi nilai Shinto dan Zen, kebersihan sering dikaitkan dengan kemurnian hati dan ketertiban pikiran. Saat seseorang membersihkan lingkungan sekitar, ia juga sedang melatih disiplin, kesadaran diri, dan rasa hormat kepada orang lain.

Nilai tersebut membuat aktivitas sederhana seperti menyapu atau memungut sampah memiliki makna sosial yang besar.

Kebiasaan yang Bisa Meningkatkan Kebahagiaan

Menariknya, berbagai penelitian psikologi juga menemukan fakta bahwa, tindakan yang menunjukkan rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dapat memberikan dampak positif bagi kondisi mental seseorang.

Dalam kajian psikologi positif yang dipopulerkan psikolog Amerika, aktivitas yang menumbuhkan rasa terhubung dengan orang lain dan menunjukkan apresiasi terbukti mampu meningkatkan perasaan bahagia serta kepuasan hidup.

Media olahraga Jepang Real Sports mencatat bahwa, tindakan yang mencerminkan rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar memiliki keterkaitan dengan peningkatan kebahagiaan dan performa individu.

Meski souji bukan bagian dari penelitian tersebut secara langsung, nilai yang terkandung di dalamnya yakni rasa syukur, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan memiliki kesamaan dengan faktor-faktor yang mendukung kesejahteraan psikologis.

Budaya souji tidak hanya terlihat di lingkungan pendidikan. Kebiasaan itu juga tampak dalam berbagai acara publik.

Salah satu contoh yang paling sering mendapat sorotan adalah aksi suporter Jepang yang memungut sampah setelah pertandingan sepak bola internasional. Bahkan ketika tim mereka kalah, para pendukung tetap membersihkan area tribun sebelum pulang.

Menurut laporan yang dimuat Yahoo! Japan News, budaya ini diyakini memiliki akar panjang. Salah satu kisah yang sering disebut adalah aksi pendukung klub perusahaan farmasi Tanabe pada final Piala Kaisar Jepang tahun 1981. Meski tim yang didukung kalah, para suporter tetap membersihkan tribun sebelum meninggalkan stadion.

Bagi banyak orang Jepang, tindakan tersebut bukanlah upaya mencari pujian, melainkan kebiasaan yang telah diajarkan sejak kecil.

Tag:Bersihkan stadionSuporter Jepangtradisi souji
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Debat. (sumber: Pexels/Gustavo Fring)
Cari Tahu

3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak Sih Kamu Ikutan?

Pernah nggak sih kamu lagi debat sama orang di kolom komentar, awalnya…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
3 hari lalu
Sejumlah pekerja membersihkan badan pesawat Airbus A320 milik Citilink dari abu vulkanik yang diparkir di apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
Cari Tahu

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa Bikin Bandara Ditutup

Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Cari Tahu

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
Cari Tahu

September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?