Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Mengapa Lionel Messi Semakin Tua Justru Semakin Gacor? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Cari Tahu

Mengapa Lionel Messi Semakin Tua Justru Semakin Gacor? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juli 3, 2026 7:17 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Lionel Messi Kapten Timnas Argentina
Lionel Messi (Foto: X/ @LMessiStuff)
SHARE

Saat banyak pesepak bola seusianya sudah pensiun atau memilih bermain di liga dengan intensitas yang lebih rendah, Lionel Messi justru masih menunjukkan kelasnya di panggung terbesar dunia.

Daftar isi Konten
  • Kenapa Performa Atlet Bisa Menurun?
  • Apa yang Membuat Messi Menang?
  • Apa Senjata Terbesar Seorang Legenda?

Di usia yang hampir menginjak 39 tahun, kapten Timnas Argentina itu kembali mencuri perhatian lewat performa menakjubkannya di fase grup Piala Dunia 2026.

Ketajamannya di depan gawang membuat banyak orang bertanya-tanya, bukankah secara biologis performa atlet seharusnya menurun seiring bertambahnya usia? Ternyata, jawabannya bukan semata-mata soal fisik.

Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Prof. Zulys menjelaskan bahwa rahasia Messi bertahan di level tertinggi justru berkaitan dengan cara kerja otak.

Baca juga:
Bobotoh Dilarang Datang ke SUGBK, Ini Alasan PSSI Jelang Persija… Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengimbau Bobotoh untuk tidak datang ke Jakarta…
Kerim Memija Kirim Sinyal Bahaya untuk Persib Jelang Duel Panas… Pemain anyar Persija Jakarta, Kerim Memija, menyambut penuh antusias pertandingan kontra Persib…
Persija vs Persib Makin Panas, Shin Tae-yong Minta Jakmania Tak… Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung dalam pertandingan pekan kedua Super League…
  • Bobotoh Dilarang Datang ke SUGBK, Ini Alasan PSSI Jelang Persija vs Persib
  • Kerim Memija Kirim Sinyal Bahaya untuk Persib Jelang Duel Panas di SUGBK
  • Persija vs Persib Makin Panas, Shin Tae-yong Minta Jakmania Tak Lakukan Hal…

Penjelasan tersebut disampaikan melalui konten Behind the Scene yang diunggah di akun TikTok @prof.zulys.

Kenapa Performa Atlet Bisa Menurun?

Menurut Prof. Zulys memasuki usia 30 tahun tubuh atlet mulai mengalami berbagai perubahan. Massa otot dapat berkurang sekitar delapan persen setiap dekade, kecepatan sprint menurun, dan waktu reaksi tubuh menjadi lebih lambat.

Secara teori, kondisi tersebut membuat atlet semakin sulit bersaing di level tertinggi. Namun, Messi justru menjadi pengecualian yang menarik untuk dipelajari.

Apa yang Membuat Messi Menang?

Prof. Zulys menjelaskan bahwa sepak bola elite bukan hanya soal kekuatan fisik, melainkan juga kemampuan otak dalam mengambil keputusan.

Dalam ilmu neuroscience terdapat konsep anticipatory processing atau pemrosesan antisipatif. Konsep ini menjelaskan bahwa otak tidak hanya bereaksi terhadap situasi yang sedang terjadi, tetapi juga mampu memprediksi apa yang akan terjadi beberapa detik ke depan.

Karena itulah Messi sering terlihat berjalan santai ketika pertandingan berlangsung. Padahal, pada saat yang sama ia sedang memetakan posisi lawan, memperkirakan arah bola, dan menentukan keputusan terbaik sebelum momen itu benar-benar terjadi.

Singkatnya, kecepatan larinya mungkin sudah tidak seperti dulu, tetapi kecepatan berpikirnya justru semakin tajam.

Apa Senjata Terbesar Seorang Legenda?

Dalam psikologi olahraga, pengalaman membuat otak semakin cepat mengenali pola permainan. Semakin sering seseorang menghadapi situasi yang sama, semakin cepat pula ia mengambil keputusan tanpa perlu berpikir terlalu lama.

Keputusan Messi yang terlihat sederhana sebenarnya merupakan hasil dari puluhan ribu jam latihan, pertandingan, dan pengalaman menghadapi berbagai situasi di lapangan selama lebih dari dua dekade.

Inilah yang membuatnya tetap mampu menjadi pembeda meski usia terus bertambah. Menurut Prof. Zulys, kisah Messi bukan hanya tentang sepak bola.

Lionel Messi: Si Kutu Sang Pengukir Rekor yang Tak Serakah!

Fenomena ini menunjukkan bahwa bertambahnya usia tidak selalu berarti kehilangan kemampuan. Yang perlu terus ditingkatkan bukan hanya tenaga, tetapi juga kebijaksanaan, pengalaman, serta kualitas berpikir.

Kalau anak muda menang karena otot, legenda menang karena otak.”

kata Prof. Zulys.

Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa dalam kehidupan, orang yang paling hebat bukan selalu mereka yang bergerak paling cepat, melainkan mereka yang mampu membaca situasi, belajar dari pengalaman, dan mengambil keputusan dengan tepat.

Itulah mengapa Lionel Messi masih mampu tampil luar biasa di usia yang hampir 39 tahun. Ketika kemampuan fisik perlahan menurun, kecerdasan, pengalaman, dan kematangan berpikir justru menjadi kekuatan yang membuatnya tetap bersinar di level tertinggi sepak bola dunia.

Tag:FMIPA UIKapten Timnas ArgentinaLionel MessiSepak Bola
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Debat. (sumber: Pexels/Gustavo Fring)
Cari Tahu

3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak Sih Kamu Ikutan?

Pernah nggak sih kamu lagi debat sama orang di kolom komentar, awalnya…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
3 hari lalu
Sejumlah pekerja membersihkan badan pesawat Airbus A320 milik Citilink dari abu vulkanik yang diparkir di apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
Cari Tahu

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa Bikin Bandara Ditutup

Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Cari Tahu

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
Cari Tahu

September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up