Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual
Daerah

Kasus Guru di Sumut Bikin Geram, TII Bongkar Lemahnya Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 27, 2026 4:14 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi keadilan hukum untuk anak.
Ilustrasi keadilan untuk korban anak. (Foto: Dibuat AI).
SHARE

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru terhadap siswi sekolah dasar di Sumatera Utara kembali jadi sorotan luas.

Salah satu yang menyoroti adalah The Indonesian Institute Center for Public Policy Research (TII). Peneliti TII Afifah Fitriyani Oceanto menyebut kasus di Sumut menambah panjang daftar kasus yang melibatkan anak sebagai korban.

Korban seharusnya menjadi pusat dari proses penegakan hukum,”

kata Afifah, dalam keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.
Baca juga:
Ketua KPK Soroti Potensi Penyalahgunaan UU Perampasan Aset oleh Aparat Ketua KPK Setyo Budiyanto mewanti-wanti Undang-Undang Perampasan Aset jangan sampai jadi celah…
Prabowo Geram 138 Tersangka Karhutla Hanya Perorangan, Korporasi Mulai Dibidik Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak puas penyidikan kasus kebakaran hutan dan lahan…
78 Titik Rawan Konflik Agraria Terdeteksi, Polri Soroti Carut-marut Data Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengungkap data yang menjadi dasar penanganan konflik agraria…
  • Ketua KPK Soroti Potensi Penyalahgunaan UU Perampasan Aset oleh Aparat
  • Prabowo Geram 138 Tersangka Karhutla Hanya Perorangan, Korporasi Mulai Dibidik
  • 78 Titik Rawan Konflik Agraria Terdeteksi, Polri Soroti Carut-marut Data

Afifah menyampaikan dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala yang dialami korban mulai dari proses pelaporan yang berbelit. Selain itu, keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum, hingga perlindungan korban yang belum berjalan secara optimal.

Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dilihat dari jumlah pelaku yang ditangkap. Tetapi, juga dari sejauh mana korban memperoleh rasa aman, pendampingan, pemulihan, dan kepastian hukum,”

ujar Afifah.

Afifah mengutip data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) yang menunjukkan hingga Juli 2025 ada 15.615 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari jumlah itu, 6.999 kasus merupakan kekerasan seksual, menjadikannya sebagai bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan.

Dokter Magang Tewas Diduga Terjun dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Adapun mayoritas korban merupakan anak berusia 13–17 tahun. Sementara, 9.956 kasus terjadi di lingkungan rumah tangga yang seharusnya jadi tempat paling aman bagi anak.

Angka itu diperkirakan belum mencerminkan kondisi sebenarnya atau dark figure of crime.

Afifah menyoroti dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala. Mulai dari proses pelaporan yang berbelit, keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum, hingga perlindungan korban yang belum berjalan secara optimal.

Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dilihat dari jumlah pelaku yang ditangkap, tetapi juga dari sejauh mana korban memperoleh rasa aman, pendampingan, pemulihan, dan kepastian hukum,”

ujar Afifah.

Dia bilang masih banyak korban yang tak melapor akibat rasa takut. Selain itu, ada ancaman pelaku, ketergantungan ekonomi maupun emosional, stigma, hingga rendahnya kepercayaan terhadap proses penegakan hukum.

Pun, di tengah terus bermunculannya kasus kekerasan seksual terhadap anak termasuk yang diduga dilakukan tenaga pendidik, TII menilai tantangan utama saat ini bukan lagi pada ketersediaan regulasi.

Baca juga:
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, 615 Warga Mengungsi, Erupsi Susulan… Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, masih mengalami peningkatan…
Karhutla Terus Berulang, Greenpeace Sentil Pemerintah: Penegakan Hukum Tak Pernah… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang dinilai tidak lepas dari…
Riau Dilanda Bencana Ekologis, Reza Indragiri Dorong Pelaku Pembakaran Hutan… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda Riau, terutama Kabupaten Indragiri…
  • Gunung Sinabung Naik Status Siaga, 615 Warga Mengungsi, Erupsi Susulan Masih Mengintai
  • Karhutla Terus Berulang, Greenpeace Sentil Pemerintah: Penegakan Hukum Tak Pernah Tuntas!
  • Riau Dilanda Bencana Ekologis, Reza Indragiri Dorong Pelaku Pembakaran Hutan Dijerat Ecocide

Meski pemerintah sudah memiliki Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta berbagai aturan turunannya, implementasi dan efektivitas penegakan hukum dinilai masih perlu diperkuat.

Afifah mengatakan keberhasilan penegakan hukum tak hanya diukur dari banyaknya laporan yang diterima atau jumlah pelaku yang diproses.

Namun, juga dari kemampuan aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan yang komprehensif kepada korban sejak tahap pelaporan, penyidikan, penuntutan, hingga pemulihan.

Tag:keadilanKekerasan anakPenegakan HukumPerlindungan HukumSumatera Utara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Daerah

TES ARTIKEL 1

gwqfhqofqp fmnqifqpofhttps://www.google.comjq fafjqaeft[ 1213446- ofjjfa

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
5 jam lalu
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
9 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up