Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Kasus MAN 3 Padang Jadi Alarm, Psikolog Sebut Bullying Bisa Berujung Tindakan Ekstrem
Daerah

Kasus MAN 3 Padang Jadi Alarm, Psikolog Sebut Bullying Bisa Berujung Tindakan Ekstrem

Syifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: Juli 30, 2026 1:04 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 bulan lalu
Share
Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).
Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026). (ANTARA FOTO/Fitra Yogi/agr)
SHARE

Kasus seorang siswa MAN 3 Padang yang bawa bom rakitan ke sekolah karena diduga jadi korban bullying atau perundungan memicu keprihatinan.

Psikolog Meity Arianty menilai tindakan ekstrem itu bukan muncul secara tiba-tiba. Menurutnya, aksi itu merupakan akumulasi tekanan psikologis yang tak pernah tertangani sehingga ada dorongan untuk melakukan balas dendam.

“Jadi, kemarahan hebat dan adanya dorongan balas dendam,”

kata Meity kepada Owrite, Kamis, 30 Juli 2026.
Baca juga:
Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti 24 Persen Murid Jadi… Hasil PISA 2025 menunjukkan capaian akademik murid Indonesia mulai mengalami perbaikan. Namun,…
Rantai Korban Tak Kunjung Putus, Amnesty Desak Penegak Hukum Usut… Amnesty International Indonesia mendesak aparat penegak hukum mengusut seluruh kasus keracunan akibat…
Petaka MBG Sapu Ingatan Siswi di Karo: Amnesty Indonesia Desak… Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah…
  • Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti 24 Persen Murid Jadi Korban Bullying
  • Rantai Korban Tak Kunjung Putus, Amnesty Desak Penegak Hukum Usut Keracunan MBG
  • Petaka MBG Sapu Ingatan Siswi di Karo: Amnesty Indonesia Desak Hentikan Total

Meity menjelaskan fenomena itu dikenal sebagai bully-victim reaction yakni kondisi saat korban perundungan yang terus mengalami rasa sakit, ketidakberdayaan, dan isolasi sosial. Kondisi itu berubah menjadi pelaku kekerasan sebagai bentuk pelampiasan.

Ia mengatakan kondisi itu biasanya saat ketika korban merasa seluruh jalur penyelesaian masalah sudah gagal melindunginya. Kata dia, korban merasa tidak didengar, tak memiliki tempat mengadu, hingga kehilangan harapan.

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Dipicu Bullying, JPPI: Pemerintah Jangan Hanya Andalkan Regulasi

Dengan kondisi itu memicu korban mencari cara ekstrem untuk mengambil kembali kendali atas hidupnya.

Tindakan ekstrem seperti membawa bom rakitan menjadi bentuk manipulasi kontrol yang terdistorsi. Sebuah upaya dramatis untuk menghentikan penderitaannya sekaligus membalas kekuasaan yang selama ini merenggut martabatnya,”

ujarnya.

Meity menambahkan, korban yang merasa terus-menerus mengalami bullying bakal merasa tidak berdaya, sendirian, dan putus asa.

Merasa tidak punya tempat mengadu, putus asa karena tidak didengar dan merasa sendirian, maka jalan yang paling mudah ditempuh adalah membalas dengan cara yang ekstrem,”

tutur Meity.
Baca juga:
Gegara Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemendikdasmen Buka Opsi Belajar Daring Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka opsi sekolah daring imbas sebaran…
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menerbitkan surat edaran untuk seluruh satuan pendidikan…
Pernah Di-Bully? Jangan Heran Jika Pelaku Terlihat Lebih Bahagia, Ini… Pernah nggak sih kamu mikir, “Kok orang yang dulu nge-bully gue hidupnya…
  • Gegara Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemendikdasmen Buka Opsi Belajar Daring
  • Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ
  • Pernah Di-Bully? Jangan Heran Jika Pelaku Terlihat Lebih Bahagia, Ini Penjelasannya

Maka itu, ia menyampaikan kasus seperti ini semestinya jadi alarm bagi sekolah untuk memperkuat sistem pencegahan dan penanganan bullying. Menurutnya, penanganan tak cukup hanya berfokus pada pelaku setelah insiden terjadi.

Namun, ia menekankan penting setiap korban perundungan bisa memperoleh perlindungan, pendampingan psikologis, serta saluran pengaduan yang benar-benar efektif. Dengan demikian, tak berkembang jadi tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Tag:bom rakitanBullyingMAN 3 PadangpsikologSiswa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Daerah

TES ARTIKEL 1

gwqfhqofqp fmnqifqpofhttps://www.google.comjq fafjqaeft[ 1213446- ofjjfa

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
15 jam lalu
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
20 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?