Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 8, 2026 4:16 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Karyawan memperlihatkan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Karyawan memperlihatkan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.)
SHARE

Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia kian sulit diabaikan. Dalam beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam, bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Situasi ini memantik peringatan dari Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak. Menurutnya, pemerintah tak boleh menganggap gejolak tersebut sebagai fluktuasi biasa, karena pasar sedang mengirim pesan yang harus dibaca dengan serius.

Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik

Pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS merupakan sinyal yang perlu dicermati secara serius. Pemerintah tidak boleh menganggap ini sebagai gejolak biasa,”

kata Amin Ak dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Ia mengakui, tekanan global seperti penguatan dolar AS, konflik geopolitik, dan volatilitas pasar internasional ikut memengaruhi kondisi saat ini. Namun, menurutnya faktor eksternal tak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan persoalan di dalam negeri.

Kepercayaan Investor

Bagi Amin, pasar bergerak bukan hanya karena data ekonomi. Namun, tetapi juga karena persepsi dan tingkat kepercayaan investor terhadap arah kebijakan pemerintah.

Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika pasar melihat adanya ketidakpastian, baik terkait arah kebijakan maupun kondisi ekonomi ke depan, maka respons yang muncul biasanya berupa aksi jual dan perpindahan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman,”

ujar Amin.

Amin menilai, pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia memang telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup jika tidak dibarengi komunikasi yang kuat dan konsisten kepada pelaku pasar.

Fundamental ekonomi memang penting, tetapi fundamental yang baik harus mampu diterjemahkan menjadi keyakinan pasar,”  

jelasnya.

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan bahwa pesan mengenai kondisi ekonomi nasional tersampaikan dengan baik. Upaya itu didukung dengan langkah nyata yang bisa meningkatkan keyakinan pelaku pasar.

Amin mengingatkan, bahwa dampaknya tidak hanya terasa di pasar saham, tetapi juga dapat merembet ke kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca juga:
Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel… Ribuan Bobotoh memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 10 September…
Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rupanya terlibat…
Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang… Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…
  • Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel Panas Lawan…
  • Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan
  • Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program

Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor, menekan dunia usaha, dan pada akhirnya menggerus daya beli masyarakat jika berlangsung dalam waktu yang panjang.

Kita memahami ada faktor global yang kuat, tetapi pemerintah bersama otoritas moneter perlu memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga agar tidak menimbulkan efek lanjutan terhadap sektor riil dan aktivitas ekonomi masyarakat,”

lanjut Amin.

Karena itu, ia mendesak adanya koordinasi yang lebih kuat antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk mengembalikan kepercayaan pasar.

Kita ingin pasar modal Indonesia kembali menjadi tujuan investasi yang menarik. Karena itu, stabilitas harus dijaga, kepastian harus diperkuat, dan kepercayaan investor harus dipulihkan,”

ujar Amin.
Tag:Amin AkBerita Pentingdolar NaikFraksi PKSPresiden PrabowoRupiah anjlok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi emas global dan Antam.
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu

Harga emas global bertahan di dekat level terendah dalam sepekan pada perdagangan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Ekonomi Bisnis

Pertamina Target Pangkas 118 Perusahaan Tahun Ini, Birokrasi Tak Boleh Gemuk

Tahun ini PT Pertamina (Persero) menargetkan penyederhanaan terhadap 118 perusahaan untuk mengurangi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
12 jam lalu
Ilustrasi harga minyak dunia naik karena konflik Timur Tengah.
Ekonomi Bisnis

Timur Tengah Kembali Bikin Pasar Waswas, Harga Brent Tembus US$ 108 per Barel

Harga minyak naik di atas US$100 per barel pada hari Jumat. Kenaikan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
12 jam lalu
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

IHSG Anjlok 1,02 Persen, Investor Wajib Waspada Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada Jumat, 11 September 2026.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?