Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Harga Batu Bara DMO Berpotensi Naik Setelah 8 Tahun Mandek, Bahlil Bilang Begini
Ekonomi Bisnis

Harga Batu Bara DMO Berpotensi Naik Setelah 8 Tahun Mandek, Bahlil Bilang Begini

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 18, 2026 4:26 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
SHARE

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang penyesuaian harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO). Meski demikian, langkah tersebut masih dalam tahap pengkajian oleh pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pasokan batu bara bagi pembangkit listrik PT PLN (Persero).

Daftar isi Konten
  • Biaya Produksi Batu bara Meningkat
  • PLN Defisit 20 Juta Ton Batu bara

Saat ini, harga DMO batu bara untuk PLN ditetapkan sebesar US$70 per ton dan belum mengalami perubahan sejak 2019. Menurut Bahlil, kondisi tersebut mulai menjadi tantangan bagi pelaku usaha, khususnya produsen batu bara kalori menengah yang menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan pembangkit listrik.

Untuk medium ini kan SR-nya sudah di 8-12 persen, cost produksinya kan sudah tinggi. Jadi kita juga harus membijaksanai agar teman-teman pengusaha jangan juga dibeli dengan harga yang sangat murah,”

ujar Bahlil di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Minyak Makin Panas, ICP Agustus 2026 Tembus US$89,43 per Barel Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) melonjak US$7,75 per…
PLN Siapkan Pembangkit Khusus 4 MW untuk MotoGP Mandalika 2026 PT PLN (Persero) menyiapkan pembangkit dengan total daya mampu pasok 4 megawatt…
Rakyat Antre BBM hingga Puluhan Jam, Bahlil Malah Dipuji Prabowo,… Di tengah keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan BBM di sejumlah daerah, kinerja…
  • Minyak Makin Panas, ICP Agustus 2026 Tembus US$89,43 per Barel
  • PLN Siapkan Pembangkit Khusus 4 MW untuk MotoGP Mandalika 2026
  • Rakyat Antre BBM hingga Puluhan Jam, Bahlil Malah Dipuji Prabowo, Said Didu:…

Biaya Produksi Batu bara Meningkat

Foto udara suasana bongkar muat di tempat penampungan sementara batu bara di Keramasan, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Nova Wahyudi/YU)
Foto udara suasana bongkar muat di tempat penampungan sementara batu bara di Keramasan, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Nova Wahyudi/YU)

Lebih jauh, Bahlil menjelaskan biaya produksi batu bara terus meningkat seiring naiknya stripping ratio (SR), yakni rasio antara volume tanah penutup, yang harus dipindahkan dengan jumlah batu bara yang dapat ditambang. Kenaikan SR juga membuat biaya pengupasan lahan dan produksi batu bara menjadi lebih mahal.

Karena itu, pemerintah mulai mengevaluasi skema harga DMO yang berlaku saat ini agar tetap mampu memberikan insentif kepada produsen untuk memasok batu bara ke pasar domestik.

Meski demikian, Bahlil menegaskan pemerintah belum mengambil keputusan terkait perubahan harga. Saat ini, Kementerian ESDM masih menghitung berbagai dampak yang mungkin timbul, baik bagi produsen batu bara maupun PLN sebagai pengguna utama.

Di satu sisi, penyesuaian harga dinilai dapat menjaga minat perusahaan tambang untuk memenuhi kewajiban pasokan dalam negeri. Namun di sisi lain, kenaikan harga batu bara berpotensi meningkatkan biaya operasional PLN yang mungkin saja dapat membebani keuangan negara.

Lagi kita menghitung plus minus agar PLN-nya juga tidak dirugikan dan pengusahanya juga tidak dirugikan,”

ujar Bahlil.

Pemerintah saat ini tengah mencari formulasi yang dapat menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pasokan batu bara domestik dan efisiensi biaya penyediaan listrik nasional. Kajian tersebut menjadi penting mengingat batu bara masih menjadi sumber energi utama bagi sebagian besar pembangkit listrik PLN.

PLTU Pacitan. (Sumber: Dok. ESDM)
PLTU Pacitan. (Sumber: Dok. ESDM)

PLN Defisit 20 Juta Ton Batu bara

Sebelumnya, Menteri Bahlil mengungkapkan PLN masih mengalami defisit sekitar 20 juta ton batu bara kalori menengah dari total 154 juta ton. Namun, volume yang telah masuk dalam kontrak baru sekitar 134 juta ton sehingga masih terdapat kekurangan pasokan sekitar 20 juta ton.

Kurangnya puluhan ton batu bara tersebut juga mengharuskan pemerintah untuk membentuk tim khusus pengadaan batu bara bagi PLN. Pembentukan tim itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna memastikan tidak ada hambatan dalam proses pengadaan energi primer untuk pembangkit listrik.

Tim tersebut terdiri dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta PLN.

Menurut Bahlil, keberadaan tim tersebut bukan hanya untuk mempercepat pemenuhan pasokan batu bara, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan transparan dan tepat sasaran hingga batu bara benar-benar sampai ke pembangkit listrik.

Ini dalam rangka transparansi. Kami ingin tahu agar tidak ada masalah di teknis. Jangan barang sudah ada, ESDM sudah memberikan penugasan, tapi kalau tidak dieksekusi kan nggak sampai di powerplant,”

kata Bahlil.

Lebih jauh, pengawasan yang ketat juga akan dilakukan mengingat PLN telah menerima berbagai bentuk dukungan pemerintah, baik melalui skema subsidi energi primer maupun kompensasi tarif listrik.

Nah, kalau negara tidak hadir bersama-sama dengan PLN untuk melakukan pengawasan dan manajemen yang presisi, itu akan melahirkan cost lebih. Kalau cost lebih itu nanti PLN itu kan mendapat 7 persen dari Opex. Jadi semakin tinggi Opex-nya, itu semakin membebani keuangan negara,”

tutupnya.
Baca juga:
Indonesia Gelar Karpet Merah, 100 Lebih Blok Migas Ditawarkan ke… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan lebih dari 100 blok…
Gejolak Perang di Dunia Ancam APBN, Subsidi Energi Diperkirakan Jebol… Gejolak geopolitik global akibat perang di berbagai kawasan dunia mulai menjadi perhatian…
Gunung Ungaran Dibidik Jadi PLTP 55 MW, ESDM: Proyek Masih… Pemerintah menegaskan rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Wilayah…
  • Indonesia Gelar Karpet Merah, 100 Lebih Blok Migas Ditawarkan ke Rusia
  • Gejolak Perang di Dunia Ancam APBN, Subsidi Energi Diperkirakan Jebol Rp300 Triliun
  • Gunung Ungaran Dibidik Jadi PLTP 55 MW, ESDM: Proyek Masih Tahap Eksplorasi
Tag:Bahlil LahadaliaBatu baraDMOESDMHarga batu baraPLN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi emas global dan Antam.
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu

Harga emas global bertahan di dekat level terendah dalam sepekan pada perdagangan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
14 jam lalu
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Ekonomi Bisnis

Pertamina Target Pangkas 118 Perusahaan Tahun Ini, Birokrasi Tak Boleh Gemuk

Tahun ini PT Pertamina (Persero) menargetkan penyederhanaan terhadap 118 perusahaan untuk mengurangi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
14 jam lalu
Ilustrasi harga minyak dunia naik karena konflik Timur Tengah.
Ekonomi Bisnis

Timur Tengah Kembali Bikin Pasar Waswas, Harga Brent Tembus US$ 108 per Barel

Harga minyak naik di atas US$100 per barel pada hari Jumat. Kenaikan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
15 jam lalu
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

IHSG Anjlok 1,02 Persen, Investor Wajib Waspada Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada Jumat, 11 September 2026.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?