Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Surplus Dagang Sejak Era Jokowi Putus, Neraca Perdagangan RI Kini Defisit US$1,61 Miliar
Ekonomi Bisnis

Surplus Dagang Sejak Era Jokowi Putus, Neraca Perdagangan RI Kini Defisit US$1,61 Miliar

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 1, 2026 12:51 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Neraca perdagangan RI mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Penyumbang defisit ini berasal dari hasil minyak dan minyak mentah.

Daftar isi Konten
  • Biang Kerok Defisit
  • Sesuai Prediksi

Adapun dengan kondisi ini, RI memutus rantai surplus selama 72 bulan beruntun sejak Mei 2020 atau di masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Pada Mei 2026 neraca perdagangan barang mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar,”

ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.
Baca juga:
DPR Bingung Pemerintah Baru Hadir Saat Korban Bencana Berjatuhan, Tak… Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto meminta pemerintah mengubah paradigma penanggulangan…
AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, PDIP Ungkap Kemungkinan Pesan Khusus… Elite PDI Perjuangan (PDIP) membaca pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus…
Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi… Keberadaan wakil menteri atau wamen yang banyak di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran…
  • DPR Bingung Pemerintah Baru Hadir Saat Korban Bencana Berjatuhan, Tak Ada Mitigasi
  • AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, PDIP Ungkap Kemungkinan Pesan Khusus untuk Prabowo
  • Bukan Cuma Reshuffle, Prabowo Diminta Hapus Semua Wamen demi Efisiensi Anggaran

Biang Kerok Defisit

Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)

Ateng menjelaskan penyebab defisit neraca dagang Mei 2026 ini, utamanya berasal dari komoditas migas yang defisitnya minus US$3,76 miliar. Penyumbangnya berasal dari hasil minyak dan minyak mentah.

Defisit pada Mei disebabkan terutama pada komoditas migas sebesar minus US$3,76 miliar, dengan penyumbang defisit komoditas migas yaitu hasil minyak dan minyak mentah,”

katanya.

Namun, untuk komoditas nonmigas tercatat surplus sebesar US$2,15 miliar. Komoditas penyumbang surplus terutama dari bahan bakar mineral, lemak hewani dan nabati, serta besi dan baja

Sementara itu, secara kumulatif atau sepanjang Januari-Mei 2026, neraca perdagangan surplus sebesar US$4,03 miliar. Surplus ini utamanya ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas.

Surplus sepanjang Januari-Mei 2026 terutama ditopang oleh surplus pada komoditas non migas sebesar US$16,31 miliar, sementara itu komoditas migas masih mengalami defisit US$12,28 miliar,”

terangnya.
Baca juga:
BRIN Desak DPR Serius Sahkan RUU Perampasan Aset, Bukan karena… Harapan publik agar RUU Perampasan Aset segera disahkan dinilai harus benar-benar ditindaklanjuti…
Masuk DTSEN Tak Otomatis Disiram Bansos, BPS Ingatkan Kelompok Desil… Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial…
Jangan Hanya Poles Angka, Pemerintah Diminta Transparan soal Exclusion Error… Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat meminta…
  • BRIN Desak DPR Serius Sahkan RUU Perampasan Aset, Bukan karena Tuntutan Rakyat
  • Masuk DTSEN Tak Otomatis Disiram Bansos, BPS Ingatkan Kelompok Desil Disaring Kementerian
  • Jangan Hanya Poles Angka, Pemerintah Diminta Transparan soal Exclusion Error Data Bansos

Sesuai Prediksi

Sebelumnya, Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual memperkirakan neraca perdagangan akan mencatat defisit sebesar US$1,04 miliar. Kondisi ini didorong oleh penurunan ekspor maupun impor secara bulanan.

Neraca perdagangan defisit US$1,04 miliar. Secara bulanan ekspor maupun impor turun karena hari kerja di Mei jauh lebih sedikit dibandingkan April,”

ujar David saat dihubungi Owrite pada Rabu, 1 Juli 2026.
https://primary-development-b203.up.railway.app/ekbis/2026/07/01/ekonom-ramal-neraca-dagang-ri-bakal-defisit-di-mei-2026-gegara-hal-ini/
Tag:BPSDefisitEkspor imporHeadlineJokowikomoditas migasminyak mentahNeraca Perdagangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi emas global dan Antam.
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu

Harga emas global bertahan di dekat level terendah dalam sepekan pada perdagangan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
18 jam lalu
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Ekonomi Bisnis

Pertamina Target Pangkas 118 Perusahaan Tahun Ini, Birokrasi Tak Boleh Gemuk

Tahun ini PT Pertamina (Persero) menargetkan penyederhanaan terhadap 118 perusahaan untuk mengurangi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
18 jam lalu
Ilustrasi harga minyak dunia naik karena konflik Timur Tengah.
Ekonomi Bisnis

Timur Tengah Kembali Bikin Pasar Waswas, Harga Brent Tembus US$ 108 per Barel

Harga minyak naik di atas US$100 per barel pada hari Jumat. Kenaikan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
18 jam lalu
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

IHSG Anjlok 1,02 Persen, Investor Wajib Waspada Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada Jumat, 11 September 2026.…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
19 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?