Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Pengisian Komisaris BUMN Ugal-ugalan, ICW: Banyak SDM Lebih Kompeten Terabaikan
Hukum

Pengisian Komisaris BUMN Ugal-ugalan, ICW: Banyak SDM Lebih Kompeten Terabaikan

Rahmat Tunny OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 3, 2026 11:45 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah.
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah. Doc: Owrite/Rahmat Tunny
SHARE

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah mengatakan, polemik pengangkatan sejumlah figur yang dinilai minim pengalaman sebagai komisaris BUMN menjadi indikator belum optimalnya penerapan sistem meritokrasi dalam pengisian jabatan publik. 

Daftar isi Konten
  • Mekanisme Seleksi yang Serampangan
  • RI Miliki SDM Berkualifikasi Strategis

Sorotan itu mencuat di tengah perbincangan mengenai pengangkatan asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda, sebagai komisaris Krakatau Posco Steel dan Ginka Febrianti Ginting sebagai komisaris PT Pertamina Retail.

Wana Alamsyah mengatakan kritik publik terhadap pengangkatan Anak muda ini tidak dapat dilepaskan dari pertanyaan mengenai kompetensi dan kapasitas pejabat yang mengisi posisi strategis di perusahaan negara. 

Lagi-lagi, kalau kita melihat fenomena yang sekarang terjadi, kursi-kursi yang didapatkan atau diberikan kepada orang yang tidak kompeten. Itu menunjukkan adanya dugaan praktik bagi-bagi jabatan kepada kelompok-kelompok pendukung pemerintah atau kelompok rezim,”

kata Wana Alamsyah kepada Owrite, Jumat, 3 Junli 2026.
Baca juga:
Erick Thohir Dorong Gemura Susun Cetak Biru Indonesia Jelang 100… Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengajak organisasi kepemudaan Gerakan Muda untuk…
Kasus Unsoed: Masuk Kampus atau Masuk Dompet? ICW Bongkar Celah… Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch Nisa Rizkiah Zonzoa mengatakan penangkapan…
60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan Koordinator Divisi Edukasi Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Nisa Rizkiah Zonzoa berujar…
  • Erick Thohir Dorong Gemura Susun Cetak Biru Indonesia Jelang 100 Tahun Sumpah…
  • Kasus Unsoed: Masuk Kampus atau Masuk Dompet? ICW Bongkar Celah di Jalur…
  • 60 Kasus Korupsi di Kampus, ICW Soroti Kerapuhan “Pagar” Pengawasan

Mekanisme Seleksi yang Serampangan

Belakangan, pengangkatan Mufli Budi Ananda menjadi perhatian publik setelah diketahui merupakan asisten pribadi Raffi Ahmad. Di sisi lain, nama Ginka Febrianti Ginting juga menjadi sorotan karena menjadi pimpinan organisasi relawan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 dan saat ini dipercaya menjadi komisaris PT Pertamina Retail.

Menurut Wana, kritik yang muncul bukan semata-mata ditujukan kepada individu yang diangkat, melainkan terhadap mekanisme seleksi yang dinilai belum sepenuhnya berbasis merit.

Kenapa kami menduga ini hanya bagi-bagi jabatan? Pertama, dari sisi kompetensi tidak memiliki kompetensi yang semestinya dimiliki untuk jabatan tersebut,”

ucapnya.
Profil Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad yang Kini Jadi Komisaris PT Krakatau Posco

RI Miliki SDM Berkualifikasi Strategis

Wana menilai, Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang memenuhi kualifikasi untuk mengisi posisi strategis di BUMN. Karena itu, proses pengangkatan pejabat publik seharusnya dilakukan secara terbuka dan mengutamakan profesionalisme.

Rasanya cukup banyak orang-orang yang memiliki kompetensi tersebut yang berhak atau layak mengisi posisi itu. Kenapa mekanisme itu tidak berjalan? Bagi kami salah satunya karena sistem meritokrasi belum berjalan secara ideal,”

tegasnya.

Bukan hanya tahun ini saja, tetapi persoalan meritokrasi ini sudah menjadi catatan sejak era pemerintahan sebelumnya,”

tutup Wana.
Baca juga:
Efisiensi Tak Berlaku Buat Pemerintah, Kemensesneg Gelontorkan Rp305 Juta Buat… Staf Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Z. Azhim Syah menyoroti pengadaan burung…
ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai… Mantan Koordinator Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo menilai,…
Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih… Pengamat politik Ray Rangkuti menyoroti dugaan masih adanya sejumlah wakil Menteri Kabinet…
  • Efisiensi Tak Berlaku Buat Pemerintah, Kemensesneg Gelontorkan Rp305 Juta Buat Beli Merpati…
  • ICW dan KPK Dulu Pernah Beringas, Kini Gerakan Antikorupsi Dinilai Kehilangan Taring
  • Putusan MK Diabaikan, Prabowo Harus Tegas soal Wamen yang Masih Rangkap Komisaris…
Tag:Asisten Raffi AhmadICWKomisaris BUMNOrang dalamraffi ahmadWana Alamsyah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Dirdik Jampidsus Saiful Bahri Siregar saat konferensi pers perkara dugaan penyerobotan lahan milik Inhutani V oleh PT PSMI. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Hukum

Uang Sitaan PT PSMI Disimpan di Rekening BSI Jampidsus Kejagung, Dirdik: Tak Ada Bunga

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang Rp1.003.184.000.000 dan uang US$166.000 dari kasus dugaan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
1 hari lalu
Kejagung menyita uang Rp1 triliun dan 166.000 Dolar Amerika dari kasus penyerobotan lahan milik Inhutani oleh PT PSMI. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Hukum

Serobot Lahan Inhutani V, Uang Rp1 Triliun Disita Kejagung dari PT PSMI

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan kerugian negara akibat penyerobotan lahan Inhutani V oleh…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
1 hari lalu
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah jalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan pencucian uang.
Hukum

Kasus Febrie Siap ke Meja Hijau, Kejagung Klaim Alat Bukti Pemerasan Sudah Cukup

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengisyaratkan perkara dugaan kasus korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
1 hari lalu
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Hukum

Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan

Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rupanya terlibat…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?