Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mengenal Rumah Adat Gorontalo, Dulohupa dan Banthayo Poboide
Hype

Mengenal Rumah Adat Gorontalo, Dulohupa dan Banthayo Poboide

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Juli 30, 2026 6:40 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 bulan lalu
Share
Rumah Adat Gorontalo
Rumah Adat Gorontalo (Foto: instagram @gorontalo.info)
SHARE

Indonesia memiliki beragam rumah adat yang menjadi identitas budaya setiap daerah. Salah satunya terdapat di Provinsi Gorontalo, Sulawesi.

Daftar isi Konten
  • Rumah Adat Dulohupa
  • Rumah Adat Banthayo Poboide
  • Ciri Khas Rumah Adat Gorontalo

Rumah adat Gorontalo tidak hanya memiliki bentuk arsitektur yang khas, tetapi juga menyimpan nilai sejarah, adat istiadat, serta filosofi kehidupan masyarakat setempat.

Baca juga:
Bukan Cuma Hunian Megah, Ini Rahasia Filosofi Rumah Joglo dan… Rumah Joglo merupakan salah satu rumah adat khas Jawa. Lebih dari sekadar…
Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas Rumah Bolon merupakan rumah adat tradisional masyarakat Batak di Sumatera Utara yang…
  • Bukan Cuma Hunian Megah, Ini Rahasia Filosofi Rumah Joglo dan Konsep Manunggaling…
  • Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas

Gorontalo dikenal memiliki beberapa rumah adat, di antaranya Dulohupa, Banthayo Poboide, Ma’lihe atau Potiwaluya, dan Gobel. Dua rumah adat yang cukup dikenal adalah Dulohupa dan Banthayo Poboide.

Rumah Adat Dulohupa

Dulohupa merupakan salah satu rumah adat yang menjadi ikon budaya Gorontalo. Rumah ini berada di Kelurahan Limba, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Masyarakat setempat juga mengenalnya dengan nama Yiladia Dulohupa Lo Ulipu Hulondhalo.

Bangunan Dulohupa berbentuk rumah panggung dengan badan bangunan yang didominasi material papan. Rumah ini dilengkapi sejumlah tiang kayu serta dua tangga di sisi kiri dan kanan yang dikenal sebagai tolitihu.

Mengutip dari Indonesia Travel, nama Dulohupa berkaitan dengan fungsi bangunan sebagai tempat pertemuan dan musyawarah.

Dahulu, bangunan ini digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan dan penyelesaian persoalan masyarakat.

Kini, Dulohupa lebih banyak dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan adat dan budaya, termasuk pagelaran seni serta upacara adat. 

Rumah Adat Banthayo Poboide

Selain Dulohupa, Gorontalo juga memiliki rumah adat Banthayo Poboide yang berada di Limboto. Rumah adat ini memiliki karakter yang berbeda dari Dulohupa, terutama dari segi ukuran dan organisasi ruang.

Mengenal Rumah Adat Betawi, Warisan Budaya Jakarta yang Penuh Filosofi dan Makna

Melansir dari Gorontalo Holiday, Banthayo Poboide memiliki susunan ruang yang lebih kompleks karena selain berkaitan dengan kegiatan adat, bangunan ini secara historis juga berfungsi sebagai kediaman raja. 

Banthayo Poboide memiliki sejumlah tiang penyangga dan tangga di bagian samping. Di dalamnya terdapat beberapa bagian ruangan dengan fungsi berbeda, mulai dari serambi, ruang untuk menerima tamu dan bermusyawarah, ruang keluarga, kamar tidur, hingga bagian belakang yang digunakan untuk keperluan rumah tangga. 

Bangunan ini juga menjadi representasi kehidupan pemerintahan tradisional Gorontalo. Dalam perkembangannya, Banthayo Poboide tetap menjadi salah satu bagian penting dari warisan budaya yang memperlihatkan hubungan antara arsitektur, kehidupan sosial, dan sistem adat masyarakat Gorontalo. 

Ciri Khas Rumah Adat Gorontalo

Umumnya, rumah adat Gorontalo memiliki beberapa karakteristik yang mudah dikenali. Salah satunya adalah penggunaan konsep rumah panggung dengan material kayu.

Bentuk bangunan dan susunan ruangnya juga tidak dibuat semata-mata berdasarkan kebutuhan tempat tinggal, tetapi berkaitan dengan fungsi sosial dan adat.

Ornamen, tiang, tangga, hingga bentuk atap memiliki makna tersendiri. Pada Dulohupa, misalnya, dua tangga di bagian depan menjadi salah satu elemen khas yang disebut tolitihu. 

Sementara itu, Banthayo Poboide memiliki organisasi ruang yang lebih kompleks. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa rumah adat Gorontalo memiliki fungsi yang beragam, mulai dari tempat tinggal, tempat menerima tamu, ruang bermusyawarah, hingga tempat pelaksanaan kegiatan adat. 

Keberadaan rumah adat Gorontalo memperlihatkan eratnya hubungan antara adat dan agama dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam bentuk bangunan maupun fungsi ruangnya.

Rumah adat juga menjadi ruang untuk mempertahankan tradisi dan mempererat hubungan sosial. Musyawarah, kegiatan adat, kesenian, hingga berbagai kegiatan kebudayaan dapat berlangsung di lingkungan rumah adat.

Karena itu, rumah adat tidak dapat dipandang hanya sebagai bangunan bersejarah. Ia merupakan bagian dari identitas masyarakat yang menyimpan pengetahuan mengenai cara hidup, nilai sosial, dan pandangan masyarakat Gorontalo terhadap hubungan antara manusia, adat, dan agama.

Tag:Bantayo PoboideDulohupaKebudayaan GorontaloRumah AdatRumah Adat Gorontalo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi memakai antiperspirant
Hype

TES ARTIKEL 2

GA'IOGHARAIHGAEIGHA'H NBFIAHAIOFAOEFHPAF OBGAEOFBAIOFBAP NOAHFAOIFHAEOFAHO MFPOADJFAEFJJ-0QA J-A9EFJAFJ= [OA[ODFMA[OFJA= /-0975321

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
12 jam lalu
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
Hype

Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
16 jam lalu
Hype

Jangan Salah Pilih, Ini Delapan Jenis Jamur yang Boleh Dimakan

Jamur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dalam berbagai hidangan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Ampas Tebu Disulap Jadi Pasir Kucing.
Hype

Mahasiswa UGM Sulap Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing, Bisa Pantau pH Urine!

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi pasir kucing berbahan dasar…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?