Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Ulos Naik Kelas, Warna Pastel Jadi Strategi Desainer Gaet Gen Z
Hype

Ulos Naik Kelas, Warna Pastel Jadi Strategi Desainer Gaet Gen Z

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Agustus 3, 2026 12:03 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 bulan lalu
Share
Peragaan Busana dengan menggunakan kain Ulos
Peragaan Busana dengan menggunakan kain Ulos (Foto: Indonesia Fashion Week)
SHARE

Ulos selama ini lekat dengan identitas budaya Batak dan tradisi Sumatra Utara. Namun, di tangan para desainer, kain warisan tersebut tampil dengan wajah baru yang lebih ringan, modern, dan dekat dengan selera generasi muda.

Eksplorasi itu terlihat dalam gelaran BTN Indonesia Fashion Week 2026, melalui tema Ulos Simetria.

Sejumlah desainer menghadirkan koleksi adibusana yang menjadikan ulos sebagai sumber inspirasi, sekaligus mengeksplorasi warna, teknik, siluet, hingga aksentuasi yang lebih segar.

Salah satu pendekatan yang mencuri perhatian adalah penggunaan palet pastel atau soft color. Warna-warna lembut tersebut memberikan nuansa berbeda pada ulos yang selama ini lebih sering diasosiasikan dengan warna-warna kuat, sekaligus membuatnya terasa lebih relevan dengan gaya busana masa kini.

Baca juga:
Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren… Pernah ikut tren manifesting di media sosial sambil mendengarkan lagu Dua Lipa?…
Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu… Pernah nggak kamu melamun sambil ngebayangin masa depan, ngulang kejadian memalukan, ngobrol…
Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen… Pernah nggak sih, lagi enak-enak baca chat atau scroll komentar TikTok eh tiba-tiba ketemu…
  • Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren Gen Z…
  • Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu Kena Maladaptive…
  • Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026

Kekayaan Budaya

Ketua APPMI dan Presiden Indonesia Fashion Week, Poppy Dharsono, menilai eksplorasi terhadap wastra Nusantara perlu terus dilakukan agar kekayaan budaya dapat mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitasnya.

Sangat penting bagi para desainer mengeksplorasi wastra Sumatra Utara, salah satunya ulos, dengan semangat kebaruan, inovasi, namun tetap tidak meninggalkan nilai kulturalnya,”

ujar Poppy Dharsono.

Melalui Ulos Simetria, BTN Indonesia Fashion Week 2026 juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi.

Sejarah Kain Ulos Batak Toba, Warisan Budaya Penuh Makna

Wastra tidak hanya dipertahankan sebagai peninggalan budaya, tetapi dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

Penggiat wastra Batak Torang Sitorus, Anung Kamaswara dari Jabu Bonang, Hullia Ratu Tiara dari House of Djuita, dan Ketua BPD APPMI Sumut I Yuni Pohan turut menghadirkan interpretasi baru terhadap wastra Sumatra Utara dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan keberlanjutan.

Bagi Torang Sitorus, eksplorasi ulos di panggung fashion juga menjadi momentum untuk memperkenalkan makna kain tersebut kepada publik yang lebih luas.

Ulos itu pada prinsipnya adalah sesuatu yang menghangatkan. Jadi ulos memang selembar kain, tapi ulos punya makna lain. Warisan juga disebut atau diartikan ulos. Jadi hari ini saya bangga sekali bisa cerita tentang ulos di Jakarta sebagai kiblat fashion Indonesia,”

ujar Torang Sitorus.

Lanjutnya, lihat betapa di Indonesia Fashion Week kita lihat betapa ulos sangat dicintai banyak orang, bukan hanya orang Batak, tapi masyarakat Indonesia, jelas Torang Sitorus.

Transformasi ulos semakin terlihat lewat keberanian para desainer memainkan warna. Anung Kamaswara menilai penggunaan warna pastel dengan pewarnaan alam menunjukkan penenun semakin terbuka terhadap eksplorasi kreatif.

Di Indonesia Fashion Week tahun ini, ulos sudah bertransformasi bukan hanya kain adat, tetapi saya lihat sudah warna pastel dengan pewarnaan alam. Dan itu penenun sudah semakin kreatif. Jadi sangat membanggakan sekali kreativitasnya,”

kata Anung Kamaswara.

Alih-alih menghilangkan karakter ulos, palet soft justru memberi ruang bagi kain tradisional tersebut untuk hadir dalam tampilan yang lebih kontemporer.

Pendekatan ini sekaligus membuka peluang ulos dikenakan dalam lebih banyak kesempatan, termasuk oleh generasi muda yang cenderung mencari busana dengan sentuhan budaya tetapi tetap modern.

Sementara itu, desainer sekaligus perwakilan House of Djuita, Hullia Ratu Tiara, mengatakan pilihan warna pastel menjadi salah satu cara untuk membuat eksplorasi ulos terasa lebih dekat dengan generasi muda, khususnya Gen Z.

Ternyata ada juga ulos warnanya soft, warna pastel, sehingga kami mencoba menampilkannya malam ini. Berangkat dan juga bereksplorasi dari warna-warna pastel jadi inovasi terbaru dari ulos mungkin lebih dekat dengan Gen Z,”

tutup Hullia Ratu Tiara.

Tag:DesainerFashion Week 2026gen zUlos Batak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi memakai antiperspirant
Hype

TES ARTIKEL 2

GA'IOGHARAIHGAEIGHA'H NBFIAHAIOFAOEFHPAF OBGAEOFBAIOFBAP NOAHFAOIFHAEOFAHO MFPOADJFAEFJJ-0QA J-A9EFJAFJ= [OA[ODFMA[OFJA= /-0975321

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
9 jam lalu
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
Hype

Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Ampas Tebu Disulap Jadi Pasir Kucing.
Hype

Mahasiswa UGM Sulap Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing, Bisa Pantau pH Urine!

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi pasir kucing berbahan dasar…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
15 jam lalu
Ilustrasi lumut.
Hype

Sering Dibersihkan karena Dianggap Mengganggu, Ternyata Lumut Punya Lima Manfaat Ini

Lumut kerap dianggap sebagai tumbuhan pengganggu. Pertumbuhannya di lantai, tembok, batu, hingga…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?