Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Siklus Menstruasi dan Perubahan Emosi Perempuan, Apa Hubungannya?
Hype

Siklus Menstruasi dan Perubahan Emosi Perempuan, Apa Hubungannya?

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 20, 2026 2:42 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 minggu lalu
Share
Ilustrasi mood
Ilustrasi mood (Foto: unsplash Олег Мороз)
SHARE

Perubahan suasana hati menjelang atau saat menstruasi merupakan hal yang cukup umum dialami perempuan.

Daftar isi Konten
  • Fase Siklus Menstruasi
  • Hormon Memengaruhi Emosi
  • Perubahan Emosi
  • Dimiliki Semua Perempuan

Ada yang merasa lebih mudah tersinggung, sensitif, lelah, hingga mengalami perubahan nafsu makan dan sulit berkonsentrasi.

Ternyata perubahan tersebut bukan sekadar persoalan suasana hati. Siklus menstruasi melibatkan berbagai perubahan hormon yang dapat memengaruhi kondisi fisik sekaligus emosional perempuan.

Dilansir dari laman Halodoc (18 Juni 2026), berikut penjelasannya.

Baca juga:
Jangan Tunggu Anak Menstruasi! Ini Tanda Pubertas Dini yang Sering… Menjadi orang tua memanglah tidak mudah. Selain harus memperhatikan setiap kebutuhan anak,…
Bukan Cuma Kalangan Bawah, Ini Kelompok yang Bisa Disebut Marginal… Kalau kamu dengar istilah kelompok marginal, mungkin sebagian orang langsung kebayang masyarakat…
Mantan Istri Ridwan Kamil Semprot Bupati Purwakarta soal Lagu Viral… Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, tengah jadi sorotan karena lagu yang viral…
  • Jangan Tunggu Anak Menstruasi! Ini Tanda Pubertas Dini yang Sering Diabaikan Orang…
  • Bukan Cuma Kalangan Bawah, Ini Kelompok yang Bisa Disebut Marginal Mungkin Ada…
  • Mantan Istri Ridwan Kamil Semprot Bupati Purwakarta soal Lagu Viral 'Lalaki Langit':…

Fase Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi tidak hanya terjadi saat darah haid keluar. Setiap bulan, tubuh perempuan melewati beberapa fase yang ditandai dengan perubahan hormon. Berikut empat fase utama dalam siklus menstruasi:

  1. Fase Menstruasi Fase ini dimulai pada hari pertama haid. Pada tahap ini, lapisan dinding rahim yang sebelumnya menebal akan luruh dan keluar melalui vagina sebagai darah menstruasi.Fase ini umumnya berlangsung sekitar 3–7 hari. Pada fase ini, kadar hormon estrogen dan progesteron berada pada tingkat yang rendah. Kondisi tersebut juga dapat membuat sebagian perempuan merasa lebih mudah lelah, mengalami kram, atau mengalami perubahan suasana hati.
  2. Fase Folikular Pada tahap ini, hormon FSH (Follicle-Stimulating Hormone) membantu ovarium mematangkan sel telur. Di saat yang sama, kadar estrogen mulai meningkat. Hormon ini membantu membangun kembali lapisan dinding rahim yang sebelumnya luruh saat menstruasi.
  3. Fase Ovulasi Ovulasi adalah saat sel telur yang sudah matang dilepaskan dari ovarium. Proses ini dipicu oleh peningkatan hormon LH (Luteinizing Hormone). Setelah dilepaskan, sel telur bergerak menuju tuba falopi dan siap untuk dibuahi. Karena itu, ovulasi dikenal sebagai salah satu periode paling subur dalam siklus menstruasi.
  4. Fase Luteal Pada fase ini, bagian folikel yang sebelumnya melepaskan sel telur akan menghasilkan hormon progesteron. Progesteron membantu mempersiapkan dan mempertahankan lapisan dinding rahim jika terjadi kehamilan. Namun, jika sel telur tidak dibuahi, kadar progesteron dan estrogen akan kembali menurun.Penurunan hormon tersebut kemudian memicu luruhnya lapisan dinding rahim dan dimulainya menstruasi berikutnya. Pada fase inilah sebagian perempuan juga dapat mengalami PMS, seperti mudah lelah, perut kembung, atau nyeri payudara.

Hormon Memengaruhi Emosi

Perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron sepanjang siklus menstruasi dapat berkaitan dengan perubahan suasana hati.

Apa Itu PCOS? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Hormon-hormon tersebut berinteraksi dengan sistem saraf dan berbagai zat kimia di otak yang berperan dalam pengaturan emosi.

Itulah sebabnya, sebagian perempuan dapat merasa lebih bersemangat pada fase tertentu dalam siklus, tetapi menjadi lebih mudah lelah atau sensitif ketika mendekati menstruasi.

Perubahan Emosi

Menjelang menstruasi, kadar estrogen dan progesteron mengalami perubahan. Kondisi tersebut dapat disertai dengan gejala PMS, seperti mudah marah, lebih sensitif, cemas, sedih, sulit berkonsentrasi, mudah lelah, hingga perubahan pola tidur dan nafsu makan.

Kemudian, perubahan suasana hati saat sebelum atau saat menstruasi juga dapat menjadi respons tubuh terhadap perubahan hormon. Misalnya premenstrual dysphoric disorder (PMDD), yaitu kondisi yang dapat menyebabkan gejala emosional dan fisik yang lebih berat dibandingkan PMS.

Dimiliki Semua Perempuan

Setiap perempuan dapat memiliki pola menstruasi yang berbeda. Namun, sebaiknya konsultasikan kondisi kepada tenaga medis jika mengalami nyeri menstruasi yang sangat berat, perdarahan berlebihan, siklus yang sangat tidak teratur, hingga perubahan suasana hati yang ekstrem.

Dengan memahami siklus menstruasi dan perubahan hormon di dalam tubuh, perempuan dapat lebih mengenali perubahan fisik maupun emosional yang dialaminya.

Pemahaman ini juga dapat membantu menentukan kapan suatu gejala masih tergolong wajar dan kapan butuh pemeriksaan.



Tag:MenstruasiPerempuanSiklus Menstruasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi memakai antiperspirant
Hype

TES ARTIKEL 2

GA'IOGHARAIHGAEIGHA'H NBFIAHAIOFAOEFHPAF OBGAEOFBAIOFBAP NOAHFAOIFHAEOFAHO MFPOADJFAEFJJ-0QA J-A9EFJAFJ= [OA[ODFMA[OFJA= /-0975321

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
16 jam lalu
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
Hype

Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
20 jam lalu
Ilustrasi memakai antiperspirant
Hype

Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Perbedaan Deodorant dan Antiperspirant

Ketiak berkeringat dan mengeluarkan bau tidak sedap bisa membuat seseorang merasa kurang…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
Hype

Jangan Salah Pilih, Ini Delapan Jenis Jamur yang Boleh Dimakan

Jamur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dalam berbagai hidangan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
21 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?