Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Hujat Pasien BPJS yang Mengeluh, Nakes Disentil dr Gia: Selelah-lelahnya Kamu, Lebih Melelahkan Jadi Pasien!
Kesehatan

Hujat Pasien BPJS yang Mengeluh, Nakes Disentil dr Gia: Selelah-lelahnya Kamu, Lebih Melelahkan Jadi Pasien!

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Agustus 6, 2026 4:45 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 bulan lalu
Share
Kartu Indonesia Sehat. (Sumber: Dok. BPJS Kesehatan)
Kartu Indonesia Sehat. (Sumber: Dok. BPJS Kesehatan)
SHARE

Dokter umum sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Gia Pratama Putra memberi tanggapan terkait kasus komentar bernada sinis sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS, almarhum Yurizal Tri Chaerawan.

Ia mengatakan tenaga kesehatan semestinya tetap mengedepankan profesionalisme dan rasa kemanusiaan, termasuk ketika menghadapi pasien yang menyampaikan keluhan mengenai pelayanan rumah sakit maupun BPJS.

Teman-teman dokter, teman-teman nakes, jas putih yang kita kenakan, seragam rumah sakit yang melekat di tubuh kita, sejatinya adalah pakaian penetral emosi,”

tulis dr. Gia di X @giapratamamd, dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurutnya, setiap tenaga kesehatan memang menghadapi tekanan pekerjaan yang besar. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan empati kepada pasien.

Saat seragam itu dipakai, kita sedang mengingatkan diri sendiri bahwa segala lelah, kecewa, marah, dan segala tekanan yang kita rasakan, ada tanggung jawab besar untuk tetap bersikap profesional. Karena selelah-lelahnya menjadi tenaga kesehatan, percayalah, masih lebih melelahkan menjadi pasien,”

tegas dr. Gia.
Baca juga:
BPJS Watch Bongkar Lemahnya Pengawasan BPJS Satu Kasus pasien BPJS yang mengaku harus menunggu hingga delapan jam di instalasi…
Pasien BPJS Yurizal Tunggu 8 Jam di IGD, Kasusnya Buka… Kasus pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan yang harus menunggu hingga delapan jam…
Kasus Yurizal Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, Menkes… Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menanggapi kasus tenaga kesehatan (nakes) yang…
  • BPJS Watch Bongkar Lemahnya Pengawasan BPJS Satu
  • Pasien BPJS Yurizal Tunggu 8 Jam di IGD, Kasusnya Buka Borok Tata…
  • Kasus Yurizal Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, Menkes Buka Suara

Rumah Sakit dan BPJS

Dokter Gia menilai, dari sudut pandang pasien, situasi di rumah sakit terasa sangat berbeda. Pasien hanya melihat anggota keluarga yang sedang kesakitan dan membutuhkan kepastian mengenai kondisi maupun proses penanganan.

Kita memahami keterbatasan fasilitas. Kita tahu rumitnya sistem rumah sakit dan BPJS. Kita mengerti perpindahan kamar membutuhkan proses. Kita tahu padatnya IGD, rumitnya rawat inap, dan betapa banyak hal harus dikerjakan dalam waktu bersamaan. Kita tahu semua itu, tapi pasien kan enggak,”

jelasnya.

Pasien hanya melihat keluarganya kesakitan, hanya ingin mengetahui apa yang sedang terjadi, berapa lama harus menunggu, dan apakah ada seseorang yang sungguh peduli kepada mereka. Sering kali, cukup kata-kata kita, ‘Mohon maaf ya, Pak, Bu.,”

tuturnya.

Saat ini prosesnya masih berjalan. Kami masih menunggu kamar tersedia. Perkiraannya sekitar satu jam (atau berapa pun jam) lagi. Kami akan terus memberi kabar, ungkapnya.

Pasien BPJS Meninggal usai Tunggu 8 Jam, DPR Desak Kemenkes Usut Rumah Sakit

Bagi dr. Gia, memberikan informasi secara jujur dan menggunakan nada bicara yang lembut merupakan bagian penting dari pelayanan kepada pasien.

Bagi orang yang sedang takut, kejelasan adalah bentuk kasih sayang. Nada suara yang lembut adalah obat pertama. Penjelasan yang apa adanya itu membuat menunggu terasa lebih manusiawi,”

tulisnya.

Ia menegaskan bahwa hubungan antara tenaga kesehatan dan pasien bukan hubungan antara atasan dan bawahan. Keduanya berada di sisi yang sama untuk menghadapi penyakit.

Tenaga kesehatan menjalankan perannya dengan ilmu dan keterampilan, sementara pasien menjalani proses pengobatan dengan kepercayaan, keberanian, dan kesabaran.

dr. Gia kemudian menyoroti respons tenaga kesehatan terhadap pasien yang menyampaikan keluhan di media sosial.

Menurutnya, keluhan pasien tidak semestinya langsung dibalas dengan kemarahan, apalagi ketika pasien atau keluarganya sedang berada dalam situasi sulit.

Lalu ketika ada pasien menyampaikan keluhan di media sosial, bahkan ketika nama rumah sakit atau BPJS ikut disebut, mengapa kita harus begitu mudah tersulut?”

tulis dr. Gia.

Ia mengakui bahwa kelelahan, kemarahan, dan frustrasi merupakan hal yang dapat dialami tenaga kesehatan dalam menjalankan pekerjaan.

Namun merendahkan pasien, mempermalukan orang yang sedang sakit, atau melontarkan kalimat yang melukai martabat manusia, tidak memiliki pembenaran dari sisi mana pun,”

tegasnya.

dr. Gia juga mengingatkan bahwa pasien merupakan bagian penting dari profesi tenaga kesehatan. Dari pasien, ilmu dan keterampilan tenaga kesehatan dapat digunakan untuk membantu orang lain.

Karena itu, ia mengajak para tenaga kesehatan untuk melihat pasien bukan sekadar sebagai orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan, tapi manusia yang sedang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan pertolongan.

Bagi kita, mungkin mereka adalah pasien keempat puluh hari itu. Namun bagi mereka, hari itu mungkin adalah salah satu hari paling menakutkan dalam hidupnya. Pertolongan kita harus selalu dimulai dari rasa kemanusiaan,”

tandasnya.

Tag:dr GiaLayanan BPJSNakes Hujat PasienPasien BPJSViral Nakes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia
Kesehatan

Dokter Bisa Operasi dari Jarak 1.000 Km, Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia

Teknologi tele-robotic surgery memungkinkan dokter melakukan pembedahan dari lokasi yang berbeda dengan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Sejumlah pekerja membawa ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan gerobak untuk disalurkan ke sekolah, di Sangkurio, Mamuju, Sulawesi Barat
Kesehatan

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Tenaga kesehatan merawat bayi yang baru dilahirkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (17/8/2026).
Kesehatan

Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar Rumah

Kebiasaan menjemur bayi di luar rumah sebaiknya dihentikan sementara ketika lingkungan sekitar…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi seorang balita bersama ibunya
Kesehatan

Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini Penjelasan Epidemiolog

Epidemiolog sekaligus peneliti di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, B.Med., M.D.,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up