Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Sedot Lemak Apakah Berbahaya? Kenali Risiko dan Efek Sampingnya
Kesehatan

Sedot Lemak Apakah Berbahaya? Kenali Risiko dan Efek Sampingnya

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 20, 2026 4:00 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 minggu lalu
Share
Ilustrasi mengukur lingkar perut
Ilustrasi mengukur lingkar perut (Foto: unsplash B Y G)
SHARE

Kasus penangkapan seorang terduga bos narkoba Kampung Bahari kembali menjadi sorotan. Pria yang disebut MR alias “Bos Gendut” sebagai pimpinan jaringan narkoba tersebut ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat sedang menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik kecantikan.

Daftar isi Konten
  • Sedot Lemak
  • Efek Samping
  • Resiko Komplikasi
  • Bukan Pengganti Olahraga

Penangkapan tersebut membuat prosedur sedot lemak ikut menjadi sorotan. Pasalnya, sedot lemak merupakan salah satu prosedur yang cukup populer untuk menghilangkan lemak di area tubuh tertentu dan membentuk kontur tubuh.

Namun, di balik hasil yang diharapkan, prosedur ini tetap merupakan tindakan medis yang memiliki risiko.

Lantas, apakah sedot lemak sebenarnya berbahaya? Apa saja risiko dan efek samping yang mungkin terjadi setelah menjalani prosedur ini.

Dilansir dari laman Kementrian Kesehatan (09 Agustus 2022), simak penjelasannya.

Sedot Lemak

Sedot lemak atau liposuction merupakan prosedur medis untuk mengangkat lemak dari bagian tubuh tertentu, seperti perut, paha, pinggul, lengan, bokong, atau leher.

Baca juga:
Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Perbedaan Deodorant dan Antiperspirant Ketiak berkeringat dan mengeluarkan bau tidak sedap bisa membuat seseorang merasa kurang…
Migrain Kambuh? Ini Tujuh Cara Mengatasinya Tanpa Mengonsumsi Obat Migrain yang kambuh dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri berdenyut, yang sering…
Tak Sekadar Memanjakan Tubuh, Ini Manfaat Body Spa bagi Kesehatan Padatnya aktivitas sehari-hari dapat membuat tubuh terasa lelah, pegal, hingga sulit rileks.…
  • Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Perbedaan Deodorant dan Antiperspirant
  • Migrain Kambuh? Ini Tujuh Cara Mengatasinya Tanpa Mengonsumsi Obat
  • Tak Sekadar Memanjakan Tubuh, Ini Manfaat Body Spa bagi Kesehatan

Prosedur ini bertujuan membentuk tubuh agar terlihat lebih proporsional, bukan sebagai cara utama untuk menurunkan berat badan. Karena merupakan tindakan medis, sedot lemak tetap memiliki risiko.

Efek Samping

Sedot lemak bisa dilakukan dengan aman jika dilakukan oleh dokter yang kompeten dan di fasilitas kesehatan yang memadai.

Namun, bukan berarti prosedur ini bebas dari efek samping. Adapun efek samping yang mungkin terjadi setelah sedot lemak yaitu sebagai berikut:

1.   Bengkak dan memar termasuk efek yang cukup umum setelah sedot lemak. Kondisi ini terjadi karena jaringan tubuh mengalami trauma selama proses penyedotan lemak. Namun keluhan tersebut akan berangsur membaik selama masa pemulihan.

2.  Kulit bergelombang atau mengendur. Hasil sedot lemak tidak selalu membuat kulit menjadi rata. Pada beberapa orang, kulit justru bisa terlihat bergelombang atau mengendur, terutama jika elastisitas kulit kurang baik.

Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya

3.   Cairan dapat terkumpul di area yang menjalani sedot lemak. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya benjolan atau pembengkakan sehingga perlu diperiksa oleh dokter jika tidak kunjung membaik.

4.  R risiko infeksi dan perdarahan. Risiko ini dapat diminimalkan dengan pemeriksaan sebelum operasi dan perawatan luka yang tepat setelah tindakan.

5.   Dkasus yang lebih serius, lemak atau darah dapat masuk dan menyumbat pembuluh darah. Jika gumpalan tersebut mencapai paru-paru, kondisi ini dapat mengganggu pernapasan dan bahkan mengancam nyawa.

6.   Sedot lemak membutuhkan anestesi atau obat bius. Pada sebagian orang, obat tersebut dapat menimbulkan reaksi tertentu sehingga kondisi kesehatan pasien perlu diperiksa sebelum menjalani prosedur.

Resiko Komplikasi

Menurut American Society of Plastic Surgeons (ASPS), penyedotan lebih dari 5.000 mililiter atau 5 liter dalam satu prosedur termasuk large-volume liposuction dan membutuhkan perhatian khusus karena risiko komplikasinya dapat meningkat.

Namun, angka 5 liter bukan berarti menjadi batas aman yang berlaku sama untuk setiap orang. Penelitian yang dianalisis ASPS menunjukkan bahwa risiko juga berkaitan dengan berat badan.

Karena itu, jumlah lemak yang dapat diambil perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

ASPS juga menjelaskan bahwa 5 liter yang dimaksud merupakan total cairan yang disedot keluar, bukan selalu 5 liter lemak murni. Cairan tersebut dapat terdiri dari lemak, darah, cairan anestesi, dan cairan lainnya.

Bukan Pengganti Olahraga

Sedot lemak bukan prosedur yang sepenuhnya bebas risiko. Namun, risiko tersebut dapat ditekan jika dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokter, menggunakan fasilitas medis yang memadai, dan ditangani tenaga medis yang kompeten.

Yang perlu diingat, sedot lemak juga bukan pengganti olahraga dan pola makan sehat. Prosedur ini lebih ditujukan untuk mengurangi lemak di bagian tubuh tertentu yang sulit dihilangkan.

Karena itu, sebelum memutuskan menjalani sedot lemak, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui manfaat dan risiko yang sesuai dengan kondisi tubuh.

Tag:Efek SampingKesehatan TubuhResiko KomplikasiSedot Lemak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia
Kesehatan

Dokter Bisa Operasi dari Jarak 1.000 Km, Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia

Teknologi tele-robotic surgery memungkinkan dokter melakukan pembedahan dari lokasi yang berbeda dengan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Sejumlah pekerja membawa ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan gerobak untuk disalurkan ke sekolah, di Sangkurio, Mamuju, Sulawesi Barat
Kesehatan

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Tenaga kesehatan merawat bayi yang baru dilahirkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (17/8/2026).
Kesehatan

Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar Rumah

Kebiasaan menjemur bayi di luar rumah sebaiknya dihentikan sementara ketika lingkungan sekitar…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
3 hari lalu
Ilustrasi seorang balita bersama ibunya
Kesehatan

Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini Penjelasan Epidemiolog

Epidemiolog sekaligus peneliti di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, B.Med., M.D.,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?