Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Sering Dianggap Lebih Sehat, Ternyata Tiga Pemanis Ini Tetap Bisa Bikin Gula Darah Naik
Kesehatan

Sering Dianggap Lebih Sehat, Ternyata Tiga Pemanis Ini Tetap Bisa Bikin Gula Darah Naik

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 26, 2026 5:15 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Pemanis jenis madu
Pemanis jenis madu (Foto: Pexels/ Pixabay)
SHARE

Kalau kamu pikir mengganti gula pasir atau gula putih dengan gula aren, madu, atau gula merah dengan tujuan agar lebih sehat, ternyata ada funfact yang bakal membuatmu tercengang.

Daftar isi Konten
  • 1. Gula Aren
  • 2. Madu
  • 3. Gula Merah
  • Aman dikonsumsi

Tiga pemanis tersebut memang sering dipersepsikan punya kesan lebih alami dibanding gula putih. Tapi, alami bukan berarti bebas gula. 

Karena kalau dikonsumsi berlebihan, tetap bisa membuat asupan gula harian menumpuk dan mempengaruhi kadar gula darah. Lantas, apa saja pemanis yang sering dianggap lebih sehat tetapi tetap perlu dibatasi?

1. Gula Aren

Gula aren sekarang gampang banget ditemukan, terutama di menu kopi susu kekinian. Rasanya khas, warnanya lebih gelap, dan embel-embel “gula aren” sering bikin minuman terasa lebih sehat.

Padahal, gula aren tetap termasuk gula. Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, gula aren dibuat dari nira pohon aren yang direbus hingga mengental dan mengkristal.

Prosesnya relatif minim pemurnian sehingga masih terdapat sedikit mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi.

Namun, kandungan mineral tersebut jumlahnya kecil. Jadi, jangan sampai label “alami” membuat kamu merasa bebas minum kopi gula aren setiap hari.

Baca juga:
Jangan Sembarangan Makan, Ini Makanan Pantangan bagi Penderita Asam Urat Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat kambuh ketika kadar…
Walking Pad, Alat Olahraga Ringkas untuk Aktivitas di Rumah: Cocok… Perubahan pola kerja membuat sebagian orang kini dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa harus…
Tak Mudah Kedaluwarsa, Ini Tujuh Makanan yang Bisa Disimpan Bertahun-tahun Membeli bahan makanan dalam jumlah banyak memang bisa menghemat waktu dan biaya.…
  • Jangan Sembarangan Makan, Ini Makanan Pantangan bagi Penderita Asam Urat
  • Walking Pad, Alat Olahraga Ringkas untuk Aktivitas di Rumah: Cocok untuk Teman…
  • Tak Mudah Kedaluwarsa, Ini Tujuh Makanan yang Bisa Disimpan Bertahun-tahun

Gula aren tetap mengandung sukrosa dan dapat meningkatkan kadar gula darah. Apalagi kalau dikonsumsi dalam bentuk minuman kekinian yang juga berisi susu, krimer, sirup, atau topping lainnya.

Jadi, masalahnya bukan sekadar gula aren vs gula putih, tetapi seberapa banyak gula yang masuk ke tubuh.

2. Madu

Madu juga punya image sebagai pemanis sehat. Makanya, nggak sedikit orang yang memilih madu untuk menggantikan gula pasir, termasuk mereka yang sedang berusaha mengurangi konsumsi gula.

Madu memang mengandung sejumlah senyawa seperti antioksidan, vitamin, dan mineral. Tetapi, madu tetap mengandung gula alami, terutama glukosa dan fruktosa.

Dikutip dari Alodokter, penderita diabetes masih dapat mengkonsumsi madu dalam jumlah terbatas dan sesuai anjuran dokter. Sebab, meskipun indeks glikemiknya bisa lebih rendah dibanding gula pasir, madu tetap dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Jadi, menambahkan madu ke teh, kopi, oatmeal, atau makanan lain bukan berarti kamu sedang “bebas gula”. Kalau takarannya kebanyakan, kalorinya juga tetap bisa menumpuk dan berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

3. Gula Merah

Selain gula aren dan madu, gula merah juga sering dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat.

Alasannya cukup masuk akal. Gula merah memiliki karakteristik yang sedikit berbeda dari gula putih dan beberapa jenisnya memiliki indeks glikemik lebih rendah.

Sihir Pemanis Buatan di Balik Tren Low Sugar, Menkes: Manisnya Bisa Menjebak

Gula merah juga masih mengandung sejumlah kecil mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, dan zat besi. Namun, kandungan tersebut tidak lantas membuat gula merah menjadi superfood.

Melansir dari Halodoc, gula merah pada dasarnya tetap mengandung gula sederhana dan kalori. Jadi, meskipun indeks glikemiknya bisa lebih rendah, konsumsinya secara berlebihan tetap berpotensi meningkatkan kadar gula darah.

Dengan kata lain, jangan merasa “aman” hanya karena mengganti gula putih dengan gula merah.

Aman dikonsumsi

Gula aren, madu, dan gula merah boleh saja dikonsumsi. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah dan frekuensinya.

WHO merekomendasikan untuk konsumsi gula harian kurang dari 10 persen dari total energi harian. Bahkan, konsumsi kurang dari 5 persen atau sekitar 25 gram per hari untuk orang dengan kebutuhan energi 2.000 kalori dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Masalahnya, gula tambahan nggak cuma berasal dari satu sendok gula yang kamu masukkan ke kopi. Gula juga bisa datang dari minuman kekinian, dessert, saus, makanan kemasan, hingga topping yang sering dianggap sepele.

Jadi, kalau kamu masih suka kopi susu gula aren atau sesekali menambahkan madu ke makanan, sebenarnya nggak perlu langsung panik.

Yang penting, jangan terkecoh dengan kata “alami”. Karena mau gula aren, madu, maupun gula merah, kalau kebanyakan tetap saja gula.

Tag:Gula ArenGula DarahGula MerahKesehatanMadu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia
Kesehatan

Dokter Bisa Operasi dari Jarak 1.000 Km, Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia

Teknologi tele-robotic surgery memungkinkan dokter melakukan pembedahan dari lokasi yang berbeda dengan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Sejumlah pekerja membawa ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan gerobak untuk disalurkan ke sekolah, di Sangkurio, Mamuju, Sulawesi Barat
Kesehatan

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Tenaga kesehatan merawat bayi yang baru dilahirkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (17/8/2026).
Kesehatan

Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar Rumah

Kebiasaan menjemur bayi di luar rumah sebaiknya dihentikan sementara ketika lingkungan sekitar…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi seorang balita bersama ibunya
Kesehatan

Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini Penjelasan Epidemiolog

Epidemiolog sekaligus peneliti di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, B.Med., M.D.,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?