Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / CDC Beri Peringatan Zika di Bali, Epidemiolog Jelaskan Gejala dan Cara Penularannya
Kesehatan

CDC Beri Peringatan Zika di Bali, Epidemiolog Jelaskan Gejala dan Cara Penularannya

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Agustus 28, 2026 10:41 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Ilustrasi Virus
Ilustrasi Virus (Foto: unsplash.com)
SHARE

Peringatan kesehatan terkait virus Zika di Bali kembali menjadi perhatian setelah Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menerbitkan Level 2 Travel Health Notice pada 7 Agustus 2026.

Daftar isi Konten
  • Demam Ringan
  • Menular Lewat Nyamuk

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah adanya laporan kasus Zika pada pelaku perjalanan yang kembali dari Bali.

Level 2 yang diberikan CDC berarti wisatawan diminta menerapkan kewaspadaan lebih tinggi (Practice Enhanced Precautions), bukan larangan bepergian ke Bali.

Otoritas Bali juga menyatakan hingga saat ini belum ada kasus Zika yang dilaporkan terdeteksi di wilayah Bali.

Epidemiolog Dicky Budiman mengatakan, kondisi tersebut perlu dipahami secara proporsional. Menurutnya, keberadaan laporan kasus pada pelaku perjalanan tidak serta-merta membuktikan Bali sedang mengalami wabah Zika.

Apakah Bali saat ini sedang mengalami outbreak Zika? Jawabannya belum cukup bukti untuk mengatakan demikian,”

ujar Dicky dalam keterangannya yang dikutip Jumat, 28 Agustus 2026.

Namun, Dicky menilai ketiadaan kasus terkonfirmasi yang dilaporkan di Bali juga tidak dapat langsung diartikan bahwa virus Zika tidak pernah atau tidak sedang bersirkulasi di Indonesia.

Baca juga:
Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini… Epidemiolog sekaligus peneliti di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, B.Med., M.D.,…
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter… Masih banyak orang yang menganggap jika makanan yang sudah dimasak dengan panas…
Kenapa Makanan yang Sama Bisa Bikin Reaksi Berbeda pada Tiap… Apakah kamu pernah bertanya-tanya, mengapa makanan yang sama tapi reaksinya justru beda-beda…
  • Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini Penjelasan Epidemiolog
  • Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya…
  • Kenapa Makanan yang Sama Bisa Bikin Reaksi Berbeda pada Tiap Orang? Ini…

Menurut dia, Zika memiliki karakteristik yang membuat penyakit tersebut berpotensi tidak terdeteksi. Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala atau hanya mengalami penyakit ringan.

Yang bisa terjadi adalah under-detection. Saya sebagai epidemiolog melihat ini sebagai isu yang lebih penting daripada perdebatan apakah Bali aman atau tidak aman,”

ujarnya.

Demam Ringan

Dicky menjelaskan, gejala Zika umumnya berupa demam ringan, ruam pada kulit, mata merah atau konjungtivitis, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, dan rasa lemah. Gejala biasanya berlangsung sekitar dua hingga tujuh hari.

Gejala klinis dari Zika ini adalah pertama demam ringan, sering di bawah 38,5 derajat. Banyak orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala sama sekali,”

katanya.

Masalahnya, gejala tersebut dapat menyerupai penyakit lain yang lebih umum ditemukan di Indonesia, seperti Dengue dan Chikungunya.

Gejala Zika ini overlap, sering disalahartikan dengan Dengue atau Chikungunya. Itu demam, ruam, artralgia, mialgia, dan juga konjungtivitis, mata merah, dapat juga menyerupai arbovirus lainnya,”

Kondisi tersebut membuat kasus Zika berpotensi terlewat dalam sistem surveilans. Selain gejala yang tidak spesifik, pemeriksaan laboratorium juga memiliki tantangan karena masa viremia Zika relatif singkat.

Kalau pasien diperiksa terlambat, PCR dapat jadi negatif sehingga kasusnya terlewat,”

katanya.

Menular Lewat Nyamuk

Dicky mengatakan jalur utama penularan Zika adalah melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menjadi vektor utama penyakit Dengue dan Chikungunya.

Ahli Kesehatan Tegaskan Hantavirus Tak Akan Jadi Pandemi seperti Covid-19

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Bali secara biologis memiliki kondisi yang memungkinkan terjadinya transmisi Zika.

Bali memiliki iklim tropis, populasi Aedes aegypti, kepadatan penduduk, urbanisasi, serta mobilitas internasional yang tinggi.

Zika menular melalui empat jalur utama. Ada gigitan nyamuk, ini jalur utamanya. Terutama ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti,”

kata Dicky.

Selain gigitan nyamuk, Zika dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Virus dapat bertahan lebih lama pada sejumlah cairan tubuh, termasuk semen, dibandingkan periode viremia dalam darah.

Zika ini juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual karena virus Zika ini bertahan lebih lama di beberapa cairan tubuh, terutama semen,”

ujarnya.

Penularan juga dapat terjadi dari ibu ke janin selama kehamilan. Jalur ini menjadi perhatian utama karena infeksi Zika pada ibu hamil dapat menyebabkan congenital Zika syndrome, termasuk mikrosefali serta gangguan otak dan neurologis pada janin.

Selain itu, Zika juga berpotensi menimbulkan gangguan mata, gangguan pertumbuhan, keguguran, dan kelahiran prematur.

Ini yang menjadi alasan utama kenapa isu kesehatan Zika ini menjadi isu kesehatan masyarakat yang jauh lebih serius daripada derajat demamnya,”

tutur Dicky.

Jalur penularan lainnya adalah melalui darah dan produk darah serta secara potensial melalui transplantasi organ.

Waspada, Bukan Panik

Dicky menegaskan, risiko Zika tidak sama bagi semua orang. Pada orang dewasa sehat, infeksi umumnya ringan dan dapat sembuh sendiri. Namun, perhatian lebih besar diperlukan terhadap ibu hamil dan perempuan yang sedang merencanakan kehamilan.

Yang paling rentan adalah ibu hamil karena infeksi maternal bisa berdampak ke janin. Kedua, perempuan yang sedang merencanakan kehamilan,”

jelas.

CDC sendiri menyebut Zika terutama ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, serta dapat ditularkan dari ibu hamil kepada janin. Infeksi selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir tertentu.

Sementara itu, European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) mencatat 11 kasus Zika terkait perjalanan ke Indonesia yang dilaporkan Prancis sepanjang Juli 2025 hingga Maret 2026, termasuk empat kasus yang terdeteksi pada awal 2026. Sebagian besar kasus tersebut berkaitan dengan perjalanan ke Bali dan pulau-pulau di sekitarnya.

Karena itu, Dicky menilai narasi yang lebih tepat saat ini bukan menyebut Bali bebas Zika ataupun menyatakan Bali sedang mengalami outbreak, melainkan adanya sinyal epidemiologis yang perlu direspons dengan penguatan surveilans dan kewaspadaan.

Jadi jangan mengatakan Bali bebas Zika, itu tidak ilmiah, tidak berdasar. Ataupun sebaliknya Bali sedang outbreak Zika, itu juga tidak tepat atau salah,”

tambahnya.

Tag:baliDicky BudimanEpidemiologPenularanVirus Zika
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia
Kesehatan

Dokter Bisa Operasi dari Jarak 1.000 Km, Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia

Teknologi tele-robotic surgery memungkinkan dokter melakukan pembedahan dari lokasi yang berbeda dengan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Sejumlah pekerja membawa ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan gerobak untuk disalurkan ke sekolah, di Sangkurio, Mamuju, Sulawesi Barat
Kesehatan

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Tenaga kesehatan merawat bayi yang baru dilahirkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (17/8/2026).
Kesehatan

Abu Vulkanik Turun, Ini Cara Jemur Bayi Tanpa Perlu Keluar Rumah

Kebiasaan menjemur bayi di luar rumah sebaiknya dihentikan sementara ketika lingkungan sekitar…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi seorang balita bersama ibunya
Kesehatan

Face Shield Tak Efektif Lindungi Bayi dari Abu Vulkanik, Ini Penjelasan Epidemiolog

Epidemiolog sekaligus peneliti di Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, B.Med., M.D.,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?