Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal Luar
Nasional

Curhat Mama Nelayan Suku Kamoro: Dikepung Limbah Freeport, Ditindas Kapal Luar

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 6, 2026 4:55 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Natalia, perempuan nelayan suku Kamoro, Papua Tengah, saat RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026.
Natalia, perempuan nelayan suku Kamoro, Papua Tengah, saat RDPU dengan Komisi IV DPR, 6 Juli 2026. (Tangkapan layar tayangan TV Parlemen)
SHARE

Natalia, seorang perempuan nelayan suku Kamoro, mengeluhkan dampak limbah PT Freeport Indonesia yang mereka rasakan. Limbah tambang tersebut mengubah kawasan pesisir di Mimika. Akibatnya, hasil tangkapan ikan menurun dan ruang tangkap ikan semakin menyempit.

Daftar isi Konten
  • Dampak Domino
  • Tak Sembarang

Penyempitan disebut memicu persaingan hingga konflik antarkampung karena warga terpaksa berebut lokasi mencari ikan, bahkan perempuan nelayan kini kehilangan banyak sumber penghidupan. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPR RI pada Senin, 6 Juli 2026. Natalia mengatakan

“Kami, mama-mama nelayan, sudah kehilangan tempat untuk mencari pohon mangrove dan bahan untuk membuat perahu sampan,”

ucap Natalia.

Kondisi tersebut diperparah oleh dampak limbah tambang dan banyaknya kapal nelayan dari luar Papua yang memiliki izin menangkap ikan di wilayah pesisir Kamoro.

“Kapal-kapal nelayan non-Papua memiliki izin untuk mencari ikan di tempat kami. Akibatnya, setiap kali kami pergi mencari, kami tidak pernah puas dengan hasil tangkapan,”

ujar Natalia.
Baca juga:
RUU Reforma Agraria Disiapkan, DPR Bidik Tiga Masalah Besar: Tanah,… Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria DPR RI menyebut…
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah… Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…
IKN Disorot DPR, Dasco Cek Progres Kawasan Inti Pemerintahan dan… DPR RI mulai menyoroti progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) termasuk kesiapan…
  • RUU Reforma Agraria Disiapkan, DPR Bidik Tiga Masalah Besar: Tanah, Konflik, dan…
  • Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
  • IKN Disorot DPR, Dasco Cek Progres Kawasan Inti Pemerintahan dan Infrastruktur Pendukung

Dampak Domino

Dia juga menyoroti perubahan fisik yang janggal pada hasil laut di pesisir Mimika. Umpama, para nelayan kini kerap menangkap ikan dengan bentuk tubuh tidak proporsional, seperti berkepala besar namun berekor kecil, serta kondisi kepiting yang tumbuh kerdil.

Perubahan morfologi yang diduga kuat akibat dampak akumulasi limbah tailing PT Freeport tersebut membuat kualitas hasil tangkapan menurun drastis, sehingga semakin sulit dipasarkan dan memukul perekonomian nelayan setempat. Perubahan kualitas hasil tangkapan membuat pedagang enggan membeli tangkapan laut, dampaknya sumber pendapatan masyarakat pesisir terus menurun.

“Dulunya kami hidup dari menjual ikan, sekarang tidak lagi. Kami bingung harus mencari ikan ke mana lagi karena ruang tangkap kami sudah tidak ada,”

aku Natalia.

Tak Sembarang

Nelayan Kamoro juga tidak bisa begitu saja berpindah ke wilayah adat lain karena berpotensi memicu persoalan dengan masyarakat setempat. Mereka tak sembarangan bisa masuk ke wilayah adat lain untuk mencari ikan, karena hal itu berpotensi menimbulkan masalah.

Perebutan lokasi penangkapan ikan bahkan pernah berujung bentrokan antarwarga.

“Konflik dan perkelahian antarkampung hingga menyerupai perang suku sudah pernah terjadi di sana hanya karena berebut tempat mencari ikan yang semakin menyempit,”

kata Natalia.
Baca juga:
Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperketat kesiapsiagaan di wilayah pesisir Provinsi Lampung…
3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Ditembak Mati TPNPB Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya tewas diduga jadi korban penembakan Tentara Pembebasan…
DPR Curiga Ada Masalah di Proyek Pemetaan BIG, BPK Diminta… Komisi XII DPR RI mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif…
  • Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung
  • 3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Ditembak Mati TPNPB
  • DPR Curiga Ada Masalah di Proyek Pemetaan BIG, BPK Diminta Audit Investigatif
Tag:DPRDPR Papua TengahKamoroNelayanpapuaPesisirPT Freeport IndonesiaTailing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto, bertemu dengan anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas agenda bidang kehutanan dan pertambangan, di kediaman pribadinya
Nasional

Istana “Disentil” Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi

Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
13 jam lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Nasional

RUU Reforma Agraria Disiapkan, DPR Bidik Tiga Masalah Besar: Tanah, Konflik, dan Petani Gurem

Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria DPR RI menyebut…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
Nasional

Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima pewarta foto dan tiga awak kapal…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
14 jam lalu
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas

Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
24 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?