Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Olahraga / Mimpi Buruk Baru untuk Jerman, Bukan Lagi Tim Elit dan Kehilangan Aura Juara
Olahraga

Mimpi Buruk Baru untuk Jerman, Bukan Lagi Tim Elit dan Kehilangan Aura Juara

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Juli 1, 2026 10:39 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Timnas Jerman tersingkir di Piala Dunia 2026
Timnas Jerman tersingkir di Piala Dunia 2026 (Foto: FIFA)
SHARE

Perjalanan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat setelah kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti pada babak 32 besar, Selasa 30 Juni 2026 pagi WIB.

Daftar isi Konten
  • Thomas Hitzlsperger Sebut Jerman Kehilangan Aura Menakutkan
  • Jerman Diminta Belajar dari Argentina

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi Die Mannschaft. Media ternama Jerman, Bild, bahkan menjadikan hasil itu sebagai tajuk utama dengan menyebutnya sebagai “Mimpi buruk sepak bola Jerman berikutnya”.

Meski menguasai sekitar 75 persen penguasaan bola sepanjang pertandingan di Boston, Jerman kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan Paraguay.

Sempat tertinggal lewat gol Julio Enciso, Die Mannschaft mampu menyamakan kedudukan melalui Kai Havertz sebelum laga berlanjut hingga adu penalti.

Baca juga:
Bobotoh Dilarang Datang ke SUGBK, Ini Alasan PSSI Jelang Persija… Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengimbau Bobotoh untuk tidak datang ke Jakarta…
Kerim Memija Kirim Sinyal Bahaya untuk Persib Jelang Duel Panas… Pemain anyar Persija Jakarta, Kerim Memija, menyambut penuh antusias pertandingan kontra Persib…
Persija vs Persib Makin Panas, Shin Tae-yong Minta Jakmania Tak… Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung dalam pertandingan pekan kedua Super League…
  • Bobotoh Dilarang Datang ke SUGBK, Ini Alasan PSSI Jelang Persija vs Persib
  • Kerim Memija Kirim Sinyal Bahaya untuk Persib Jelang Duel Panas di SUGBK
  • Persija vs Persib Makin Panas, Shin Tae-yong Minta Jakmania Tak Lakukan Hal…

Jerman yang selama ini dikenal memiliki rekor sempurna dalam adu penalti di Piala Dunia akhirnya harus menerima kenyataan pahit.

Eksekusi Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah gagal berbuah gol sehingga Paraguay memastikan kemenangan sekaligus tiket ke babak berikutnya.

Kekalahan tersebut meninggalkan kekecewaan mendalam bagi pelatih Julian Nagelsmann.

Ketika Anda tersingkir dari Piala Dunia setelah menghadapi Paraguay, itu sangat pahit. Ini sangat menyakitkan,”

ujar Nagelsmann pasca pertandingan dikutip dari BBC Sport.

Nagelsmann mengakui performa Jerman dalam beberapa turnamen besar terakhir menunjukkan bahwa Die Mannschaft tidak lagi berada di jajaran elite sepak bola dunia.

Ini adalah eliminasi ketiga berturut-turut, jadi kami bukan bagian dari tim kelas satu lagi,”

tambah mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.

Sejak menjuarai Piala Dunia 2014, perjalanan Jerman memang terus mengalami penurunan. Mereka dua kali gagal melewati fase grup pada edisi 2018 dan 2022, sebelum kini tersingkir pada pertandingan pertama fase gugur di Piala Dunia 2026.

Thomas Hitzlsperger Sebut Jerman Kehilangan Aura Menakutkan

Mantan pemain Timnas Jerman, Thomas Hitzlsperger, menilai Die Mannschaft sudah tidak lagi memiliki karakter yang membuat lawan merasa gentar.

Kami telah kehilangan aura yang membuat tim-tim lain takut pada kami. Tim lain menghormati kami, tetapi mereka tidak takut lagi pada kami,”

ujar Hitzlsperger kepada BBC Sport.

Kami tidak lagi sulit dikalahkan dan kami kekurangan kehadiran fisik yang dulu kami miliki,”

tambahnya.

Menurutnya, identitas Jerman sebagai tim yang dikenal tangguh secara mental dan mampu bangkit dari situasi sulit kini mulai memudar.

VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar

Hitzlsperger menilai akar persoalan tidak hanya terletak pada hasil pertandingan, tetapi juga pada sistem pembinaan pemain muda di Jerman yang dinilai terlalu fokus mengembangkan permainan atraktif.

Untuk waktu yang lama, pengembangan pemain di Jerman hanya seputar operan, gaya permainan, dan inovasi taktis, tetapi ada satu elemen yang mungkin kurang kami fokuskan, yaitu memiliki sedikit edge (karakter agresif),”

jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kritik tersebut bukan berarti Jerman harus kembali memainkan sepak bola konservatif.

Bukan berarti kami hanya melepaskan bola-bola panjang, memenangkan sundulan, dan menang dengan cara jelek – atau kembali ke masa lalu di mana kami bisa mencapai final dan tidak ada yang tahu bagaimana caranya, selain fakta bahwa itu karena kami adalah Jerman,”

paparnya.

Jerman Diminta Belajar dari Argentina

Menurut Hitzlsperger, sepak bola modern tetap membutuhkan keseimbangan antara kualitas teknik dan mentalitas kompetitif.

Namun di saat yang sama, sekarang tampaknya kami hanya fokus pada sepak bola yang indah. Kami perlu mulai mengatasi hal ini di tingkat akademi. Tentang apa sebenarnya sepak bola itu? Tentu saja tentang menang. Tim ini ingin menang, tetapi bagaimana cara Anda menang? Dengan memiliki edge,”

tambah Hitzlsperger.

Ia pun menjadikan Argentina sebagai contoh tim yang mampu menggabungkan kualitas permainan dengan karakter kuat di lapangan.

Contoh terbaik adalah Argentina. Mereka memiliki kombinasi sempurna antara menjadi tim yang menyebalkan untuk dilawan, tetapi di saat yang sama mereka memiliki pemain yang bisa menciptakan sesuatu dari ketiadaan,”

urainya.

Meski menyadari Jerman tidak memiliki pemain seperti Lionel Messi, Hitzlsperger yakin perubahan arah pembinaan tetap menjadi kunci untuk mengembalikan kejayaan Die Mannschaft.

Tentu saja, kami tidak memiliki Lionel Messi dan tidak setiap tim bisa bermain seperti Argentina atau Prancis. Namun, kami harusnya berada lebih dekat dengan posisi tim-tim tersebut berada,”

ucapnya.

Kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi sinyal bahwa Jerman membutuhkan pembenahan menyeluruh, mulai dari sistem pembinaan usia muda hingga pembentukan karakter para pemain.

Dengan tiga kegagalan beruntun di turnamen besar, tekanan terhadap federasi sepak bola Jerman dan Julian Nagelsmann dipastikan semakin besar.

Publik kini menantikan langkah konkret agar Die Mannschaft kembali menjadi salah satu kekuatan utama di panggung sepak bola dunia.

Tag:Piala Dunia 2026Sepak BolaThomas HitzlspergerTimnas JermanTimnas Paraguay
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ribuan Bobotoh datangi Stadion GBLA beri support Persib jelang laga lawan Persija.
Olahraga

Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel Panas Lawan Persija

Ribuan Bobotoh memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 10 September…

hadi-febriansyah-owriteHardani Triyoga
By
Hadi Febriansyah
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus
Olahraga

Persija vs Persib Akhirnya di GBK, Ferry Paulus Bongkar Keterlibatan Pramono Anung

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkap adanya keterlibatan Gubernur DKI Jakarta, Pramono…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta
Olahraga

Terungkap! Ini Alasan Persija Boleh Main di SUGBK, Persib Tak Bisa Gunakan SJH

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memberikan penjelasan mengenai penggunaan Stadion Utama Gelora…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi
Olahraga

Bobotoh Dilarang Datang ke SUGBK, Ini Alasan PSSI Jelang Persija vs Persib

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengimbau Bobotoh untuk tidak datang ke Jakarta…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up