Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Tradisi Istana Dikritik: Stop Penghargaan Negara, Ada Penerima Terseret Dugaan Korupsi
Politik

Tradisi Istana Dikritik: Stop Penghargaan Negara, Ada Penerima Terseret Dugaan Korupsi

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Juni 8, 2026 6:09 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Doc: IG Badan Gizi Nasional.
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Doc: IG Badan Gizi Nasional.
SHARE

Mantan anggota DPR RI, Akbar Faizal melontarkan kritik tajam terhadap tradisi pemberian tanda kehormatan negara. Tradisi itu biasanya kadang dilakukan pemerintah jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Menurut Akbar, sudah terlalu banyak pejabat yang sebelumnya menerima penghargaan atas nama negara. Namun, belakangan justru tersandung kasus hukum atas dugaan korupsi. Ia mengingatkan seharusnya kondisi itu jadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah.

Melalui unggahan yang ramai diperbincangkan publik, Akbar secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan penghentian sementara pemberian berbagai penghargaan negara.

Baru Dapat Bintang Jasa dari Prabowo, Dadan Hindayana Kini Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi MBG

Yth Bapak Presiden @prabowo, saatnya memikirkan moratorium pemberian berbagai penghargaan atas nama negara kepada mereka yang dianggap berjasa,”

tulis Akbar Faizal di akun media sosial X pribadinya, yang dikutip, pada Senin, 8 Juni 2026.

Mantan politikus Partai Nasdem itu secara khusus menyinggung momentum peringatan Hari Kemerdekaan yang selama ini identik dengan penganugerahan berbagai gelar, dan tanda kehormatan kepada pejabat maupun tokoh tertentu.

Terutama pada momen peringatan 17 Agustus 2026 yang selalu menjadi ajang pemberian berbagai gelar besar,”

lanjut Akbar.

Akbar menilai negara seharusnya belajar dari berbagai kasus yang terjadi belakangan ini. Baginya, penghargaan negara kehilangan makna ketika penerimanya kemudian diketahui terlibat dalam tindakan yang bertentangan dengan kepentingan bangsa.

Baca juga:
Istana "Disentil" Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden…
Saat Bencana Melanda, Presiden Tak Cukup Tangani Teknis tapi Bisa… Presiden Prabowo Subianto dinilai belum optimal menjalankan peran sebagai the Comforter in…
Teddy Berani Geser Mikrofon Prabowo saat Bicara, Wibawa Presiden Hilang Insiden mikrofon Presiden Prabowo Subianto, yang digeser Oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra…
  • Istana "Disentil" Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi
  • Saat Bencana Melanda, Presiden Tak Cukup Tangani Teknis tapi Bisa Hibur Rakyat
  • Teddy Berani Geser Mikrofon Prabowo saat Bicara, Wibawa Presiden Hilang

Negara harus merasa terluka oleh banyaknya orang yang mendapat penghargaan bintang ini dan itu, namun kemudian belakangan diketahui adalah pengkhianat negara dalam berbagai bentuk,”

tuturnya.

Pernyataan Akbar itu muncul di tengah sorotan publik terhadap sejumlah pejabat tinggi yang sebelumnya menerima penghargaan dari negara. Tapi, ironis karena pejabat itu belakangan terseret kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Akbar mengingatkan penghargaan paling berharga yang saat ini dibutuhkan masyarakat bukanlah seremoni atau pemberian bintang jasa kepada elite. Tapi, kepastian hukum yang adil bagi seluruh warga negara.

Yang kita butuhkan saat ini adalah penghargaan negara kpd rakyatnya berupa kepastian dan kesetaraan hukum,”

jelas Akbar.

Salah satu tokoh yang jadi sorotan adalah eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Figur akademisi yang juga pakar entomologi itu pernah dianugerahi Tanda Bintang Jasa Utama oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Mengutip dari laman resmi BGN, Presiden Prabowo pernah beri penghargaan Tanda Bintang Jasa Utama kepada Dadan. Penghargaan itu diberikan saat peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia serta 18 gudang ketahanan pangan di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Namun, ironis karena Dadan tersandung kasus dugaan korupsi MBG. Dadan pun dicopot Prabowo dari jabatannya. Nanik S Deyang kini diplot menggantikan Dadan sebagai Kepala BGN.

Tag:Akbar FaizalDadan HindayanaPejabatPenghargaanPrabowo SubiantoStop
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/wsj)
Politik

Anas Urbaningrum Meradang Utang Whoosh Dijadikan Bahan Guyon Purbaya

Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berseloroh soal utang proyek Kereta…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Gunung Sinabung menyemburkan abu vulkanik di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026). Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melaporkan pada periode Rabu (2/9) pukul 06:00 WIB aktivitas Gunung Sinabung masih berada di level III atau siaga pada kegempaan Hybrid sebanyak lima kali amplitudo dan vulkanik dalam empat kali amplitudo sehingga masyarakat dan wisatawan agar menjauh dari puncak gunung sinabung. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Politik

DPR Bingung Pemerintah Baru Hadir Saat Korban Bencana Berjatuhan, Tak Ada Mitigasi

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto meminta pemerintah mengubah paradigma penanggulangan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
Politik

Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli

Perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia dari weight concept menjadi piece concept dinilai…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Politik

Hensa Beberkan Hitung-hitungan Prabowo di 2029: Gibran Bisa Tersingkir dari Bursa Cawapres

Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai dipanaskan dengan prediksi soal…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up