Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan
Politik

Kontrol terhadap Pemerintah Hilang: Oposisi Mandul, LSM hingga Pengamat Ditekan

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 6, 2026 6:39 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 bulan lalu
Share
Denny Indrayana, Pakar Hukum Tata Negara
Denny Indrayana, Pakar Hukum Tata Negara (Foto: Owrite)
SHARE

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkapkan dua alasan utama yang mendorongnya mengirim surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, yakni persoalan konstitusi dan pemberantasan korupsi. 

Dikatakannya, mekanisme kontrol terhadap pemerintah semakin melemah karena hampir tidak ada kekuatan politik maupun masyarakat sipil yang menjalankan fungsi pengawasan secara efektif.

Sebenarnya surat-surat awal saya kemarin ke Presiden Prabowo isunya kan dua, konstitusi dan antikorupsi,”

kata Denny Indrayana kepada Owrite, Kamis, 6 Agustus 2026.
Manuver Politik Jokowi Dinilai jadi Ancaman, Isu Dua Pusat Kekuasaan Bayangi Prabowo

Denny menilai fungsi pengawasan parlemen terhadap pemerintah tidak berjalan optimal, karena mayoritas partai berada dalam koalisi pendukung pemerintah. 

Ia juga menyinggung posisi PDI Perjuangan yang menurut pandangannya belum mengambil sikap oposisi secara tegas.

Coba lihat konstitusional, pengawas parlemen, semuanya partai koalisi. PDI Perjuangan tidak dalam posisi tegas,”

ucapnya.

Menurut Denny, kondisi serupa juga terjadi di kalangan masyarakat sipil. Ia berpendapat ruang kritik dari organisasi masyarakat, media, hingga pengamat menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi melemahkan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

Teman-teman LSM paling tidak dicitrakan antek asing atau londo ireng. Teman-teman media juga punya limitasi-limitasi,”

jelasnya.

Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi sejumlah pengamat dan aktivis. Pernyataan tersebut merupakan penilaian pribadi Denny.

Teman-teman pengamat either dibeli, dikriminalisasi, atau diserang, sebagaimana Andri Yunus yang kita berutang mata, termasuk Mas Novel Baswedan,”

tegasnya.

Denny mengaku khawatir ruang untuk menyampaikan pandangan yang berbeda semakin menyempit. Buat dia, situasi tersebut dapat berdampak pada melemahnya mekanisme pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Jadi berkata berbeda sekarang itu bisa dicap pengkhianat, bahkan oleh orang nomor satu. Ini bahaya karena berarti tidak ada kontrol,”

bebernya.

Dalam pandangannya, lemahnya kontrol terhadap kekuasaan juga berpotensi meningkatkan risiko korupsi. Ia mengutip konsep yang menyebut korupsi tumbuh ketika kekuasaan terkonsentrasi tanpa transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga:
Istana "Disentil" Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden…
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah… Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…
Anas Urbaningrum Meradang Utang Whoosh Dijadikan Bahan Guyon Purbaya Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berseloroh soal utang proyek Kereta…
  • Istana "Disentil" Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi
  • Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
  • Anas Urbaningrum Meradang Utang Whoosh Dijadikan Bahan Guyon Purbaya

Dalam konteks korupsi, ketiadaan kontrol itu koruptif. Kekuasaan yang monopolistik tanpa kontrol, tanpa akuntabilitas, itu cenderung menjadi koruptif, otoritarian dan ini berbahaya,”

ungkapnya.

Denny mengatakan surat terbuka dipilih karena ia merasa tidak memiliki saluran komunikasi langsung yang efektif kepada Presiden. 

Ia berharap surat tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Saya tidak punya jalur secara resmi. Kalau saya kirim langsung kepada beliau, saya khawatir tidak sampai. Maka saya ambil jalan publikasi dengan surat terbuka,”

tutupnya.
Tag:Denny IndrayanaHeadlineLondo IrengOposisi LemahPDIPPemerintahPrabowo SubiantoSurat terbuka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/wsj)
Politik

Anas Urbaningrum Meradang Utang Whoosh Dijadikan Bahan Guyon Purbaya

Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berseloroh soal utang proyek Kereta…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Gunung Sinabung menyemburkan abu vulkanik di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026). Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melaporkan pada periode Rabu (2/9) pukul 06:00 WIB aktivitas Gunung Sinabung masih berada di level III atau siaga pada kegempaan Hybrid sebanyak lima kali amplitudo dan vulkanik dalam empat kali amplitudo sehingga masyarakat dan wisatawan agar menjauh dari puncak gunung sinabung. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Politik

DPR Bingung Pemerintah Baru Hadir Saat Korban Bencana Berjatuhan, Tak Ada Mitigasi

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto meminta pemerintah mengubah paradigma penanggulangan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
Politik

Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli

Perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia dari weight concept menjadi piece concept dinilai…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Politik

Hensa Beberkan Hitung-hitungan Prabowo di 2029: Gibran Bisa Tersingkir dari Bursa Cawapres

Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai dipanaskan dengan prediksi soal…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?