Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Bagaimana Tepung Singkong Bisa Padamkan Api? Ini Penjelasan BRIN
Cari Tahu

Bagaimana Tepung Singkong Bisa Padamkan Api? Ini Penjelasan BRIN

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 28, 2026 11:20 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Ilustrasi tepung singkong
Ilustrasi tepung singkong (Foto: pexels.com)
SHARE

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia kini semakin meluas. Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan penawar baru yang tak biasa, yaitu pemadam kebakaran berbasis pati singkong.

Daftar isi Konten
  • Bagaimana cara kerjanya?
  • Metode Pemadaman

Namun, bukan berarti tepung singkong langsung ditaburkan begitu saja ke titik api. BRIN menjelaskan pati singkong nantinya akan dimodifikasi dan dicampur dengan air, ammonium polyphosphate (APP), serta wetting agent (zat pembasah) agar api bisa padam lebih cepat dan tidak mudah menyala kembali.

Baca juga:
Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…
Otorita IKN Pastikan Karhutla di Tol Balsam dan Bukit Tengkorak… Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di…
BRIN Desak DPR Serius Sahkan RUU Perampasan Aset, Bukan karena… Harapan publik agar RUU Perampasan Aset segera disahkan dinilai harus benar-benar ditindaklanjuti…
  • Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor
  • Otorita IKN Pastikan Karhutla di Tol Balsam dan Bukit Tengkorak Padam
  • BRIN Desak DPR Serius Sahkan RUU Perampasan Aset, Bukan karena Tuntutan Rakyat

Bagaimana cara kerjanya?

Periset Kimia Molekuler BRIN, Julinton, menjelaskan bahwa bahan ini bekerja lewat beberapa tahapan yang saling melengkapi:

  • Air: Berfungsi menyerap panas dan menurunkan suhu vegetasi yang terbakar.
  • Pati Singkong Modifikasi: Berperan layaknya “perekat” yang membuat cairan menempel lebih kuat pada tumbuhan serta menahan air agar tidak cepat menguap.
  • Wetting Agent: Membantu cairan meresap dan menyebar secara merata ke seluruh permukaan tanaman.
  • Senyawa Fosfat (APP): Begitu terkena panas, senyawa ini akan membentuk lapisan karbon padat (char) pada tumbuhan. Lapisan ini menjadi benteng penahan panas sekaligus menghalangi oksigen menyentuh bahan bakar vegetasi.

Artinya, material ini bekerja melalui kombinasi pendinginan, pembasahan maksimal, dan pembentukan benteng pelindung pada tanaman, bukan dengan cara menghilangkan oksigen dari udara.

Tepung singkong yang digunakan juga telah melalui proses ekstraksi, pemurnian, serta modifikasi kimia seperti metode fosforilasi dan cross-linking agar mampu membentuk lapisan pelindung yang stabil.

Saat ini, komposisi pasti dari tiap bahan masih terus diteliti dan diuji oleh tim BRIN.

Tujuh Olahan singkong yang Udah Mulai Langka, Gen Z Pasti belum Pernah Coba!

Bahan ini dirancang bekerja melalui beberapa mekanisme yang saling melengkapi,”

ujar Julinton dikutip dari laman BRIN pada 28 Agustus 2026.

Metode Pemadaman

Formulasi berbasis pati singkong ini dirancang ramah untuk berbagai metode pemadaman. Untuk operasi udara menggunakan drone dengan bantuan kamera termal, nantinya inovasi ini akan disemprotkan secara presisi ke titik api, titik panas, atau vegetasi yang belum terbakar.

Sementara untuk operasi darat, nantinya akan langsung disemprotkan ke area sekitar api untuk membuat retardant line atau sekat pelindung vegetasi yang memutus perambatan jalur api.

BRIN menekankan bahwa teknologi ini hadir sebagai pendukung respons cepat untuk melokalisasi api dan melindungi area strategis, bukan untuk menggantikan seluruh metode pemadaman utama pada kebakaran berintensitas tinggi.

Meski memanfaatkan pati singkong sebagai biomassa terbarukan, BRIN menegaskan formulasi bernama CASSA-P ini masih harus menjalani serangkaian uji laboratorium dan lapangan.

Pengujian tersebut mencakup tingkat ramah lingkungan (biodegradability), dampak terhadap biota tanah dan air, serta tingkat racun pada tanaman (fitotoksisitas).

Klaim 100 persen aman dan ramah lingkungan baru akan disematkan setelah seluruh pengujian tersebut selesai dilakukan.

Tag:BRINKarhutlaKebakaran hutanTepung Singkong
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Debat. (sumber: Pexels/Gustavo Fring)
Cari Tahu

3 Cacat Logika yang Sering Muncul di Debat, Pernah Nggak Sih Kamu Ikutan?

Pernah nggak sih kamu lagi debat sama orang di kolom komentar, awalnya…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
3 hari lalu
Sejumlah pekerja membersihkan badan pesawat Airbus A320 milik Citilink dari abu vulkanik yang diparkir di apron Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
Cari Tahu

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat? Ini Risiko yang Bisa Bikin Bandara Ditutup

Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026).
Cari Tahu

Anak Krakatau Erupsi, Pemerintah Ingatkan Kabar Tsunami Jangan Ditelan Mentah

Dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, 6 September…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
Siswa berangkat sekolah menaiki angkutan umum saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026).
Cari Tahu

September Belum Beranjak Tenang: Pergolakan 7 Gunung Api Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tinggi karena berada di…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?