Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / CCTV Anak Krakatau Mati Dihantam Material Vulkanik, Warga Dilarang Mendekat
Daerah

CCTV Anak Krakatau Mati Dihantam Material Vulkanik, Warga Dilarang Mendekat

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: September 5, 2026 2:53 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
6 hari lalu
Share
Ilustrasi Gunung Krakatau
Ilustrasi Gunung Krakatau (Foto: pexels.com)
SHARE

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, masih berlangsung hingga Sabtu, 5 September 2026 pagi.

Daftar isi Konten
  • Fenomena Lava Fountain
  • Level III atau Siaga

Aktivitas vulkanik gunung api tersebut bahkan membuat kamera CCTV pengamatan di lapangan tidak beroperasi setelah terkena lontaran material vulkanik.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung sejak Jumat, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB.

Aktivitas tersebut disertai dentuman dan suara gemuruh yang terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau di Pasauran. Kondisi ini menjadi salah satu indikator aktivitas erupsi yang masih terjadi.

Fenomena Lava Fountain

Berdasarkan laporan pengamatan Sabtu, 5 September 2026 pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, erupsi secara visual diinterpretasikan sebagai fenomena lava fountain atau lava air mancur yang teramati pada malam hari.

Baca juga:
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5… Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima pewarta foto dan tiga awak kapal…
Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Wajah Bisa Picu… Erupsi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian menyusul aktivitas vulkanik pada awal…
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan… Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…
  • Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang…
  • Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Wajah Bisa Picu Iritasi
  • Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Namun, pemantauan visual di lapangan tidak berjalan sepenuhnya normal. Kamera CCTV yang menjadi salah satu sarana pemantauan aktivitas gunung api dilaporkan tidak beroperasi setelah terkena lontaran material vulkanik.

Kamera CCTV pengamatan di lapangan dilaporkan tidak beroperasi setelah terkena lontaran material vulkanik,”

ujar Berton dalam keterangannya, Sabtu, 5 September 2026.

Gangguan pada kamera tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau bukan sekadar erupsi yang dapat diamati dari kejauhan.

Masih terdapat lontaran material dari kawah aktif yang berpotensi membahayakan siapa pun yang berada terlalu dekat.

Karena itu, pemerintah meminta masyarakat tidak mendekati kawasan gunung api hanya untuk menyaksikan erupsi ataupun mengambil gambar dan video.

Masyarakat diminta tidak mendekati kawasan gunung api untuk melihat aktivitas erupsi maupun mengambil gambar atau video, mengingat masih terdapat potensi lontaran material dari kawah aktif,”

tegas Berton.

Level III atau Siaga

Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga. PVMBG melalui Badan Geologi Kementerian ESDM merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Selain aktivitas visual, kegempaan juga masih tercatat. Dalam periode pengamatan tersebut, tercatat satu kejadian letusan dengan amplitudo 70 milimeter dan durasi yang tercatat dalam laporan selama 21.600 detik.

Berton mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau bersama PVMBG dan pemerintah daerah.

Anak Krakatau Masih Erupsi dan Terdengar Dentuman, BNPB: Tak Perlu Panik Isu Tsunami

Evaluasi juga akan dilakukan secara berkala maupun sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan pada aktivitas ataupun morfologi gunung api.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah daerah bersama unsur terkait diminta memperkuat pengawasan dan patroli di kawasan bahaya.

Menurut Berton, langkah ini diperlukan untuk mencegah masyarakat maupun wisatawan memasuki zona yang telah dinyatakan terlarang.

Berton juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Warga diminta mengandalkan informasi resmi dari PVMBG, BNPB, pemerintah daerah, dan kanal resmi kebencanaan lainnya.

Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi setiap arahan petugas. Masyarakat tidak perlu mendekati kawasan gunung api hanya untuk menyaksikan atau mendokumentasikan erupsi,”

pungkas Berton.

Tag:BNPBCCTVGunung Anak KrakatauVulkanik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Daerah

TES ARTIKEL 1

gwqfhqofqp fmnqifqpofhttps://www.google.comjq fafjqaeft[ 1213446- ofjjfa

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
9 jam lalu
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
14 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?