Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari
Daerah

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Level III Siaga! Radius 3 Km Wajib Dihindari

iren natania longdongSyifa FauziahHardani Triyoga
Last updated: September 7, 2026 5:11 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
5 hari lalu
Share
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr)
SHARE

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali menunjukkan erupsi strombolian setelah satu episode erupsi menerus selama 25 jam berakhir pada Minggu, 6 September 2026.

Daftar isi Konten
  • 208 Gempa Vulkanik
  • Radius 3 Kilometer

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga.

Dari evaluasi aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga 7 September 2026 pukul 06.00 WIB, PVMBG mencatat tiga kali erupsi strombolian. Tiga kali erupsi itu setelah episode erupsi menerus yang berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.

Kembalinya erupsi strombolian sebagai karakteristik erupsi gunung api Anak Krakatau saat ini untuk sementara ini diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang cukup panjang,”

demikian keterangan PVMBG, pada Senin, 7 September 2026.
Baca juga:
Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel… Ribuan Bobotoh memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 10 September…
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5… Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima pewarta foto dan tiga awak kapal…
Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Wajah Bisa Picu… Erupsi Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian menyusul aktivitas vulkanik pada awal…
  • Ribuan Bobotoh Banjiri GBLA, Persib Dapat Suntikan Gila Jelang Duel Panas Lawan…
  • Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang…
  • Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa, Salah Bersihkan Wajah Bisa Picu Iritasi

Erupsi strombolian tersebut terpantau secara visual dan melalui CCTV. Kolom erupsi berwarna hitam, sementara ketinggiannya tidak teramati.

PVMBG menegaskan dinamika vulkanisme Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau dan dievaluasi. Probabilitas terjadinya letusan dalam beberapa periode waktu berikutnya juga masih tergolong tinggi.

Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya adalah masih tinggi,”

lanjut keterangan PVMBG

208 Gempa Vulkanik

Dari pengamatan instrumental selama 6-7 September 2026, tercatat tiga kali gempa erupsi. Lalu, sembilan kali gempa hembusan, 93 kali gempa low frequency, 98 kali gempa hybrid/fase banyak, empat kali gempa tremor menerus, serta satu kali gempa vulkanik dangkal.

Energi aktivitas vulkanik yang tercermin dari nilai Real-time Seismic Amplitude Measurement (RSAM) sempat meningkat pada 5 September 2026. Namun, kembali menurun pada 6 September 2026.

Data tiltmeter Stasiun Tanjung menunjukkan kecenderungan peningkatan atau inflasi pada awal Agustus 2026. Sementara itu, tiltmeter Stasiun Lava93 memperlihatkan pola mendatar yang mengindikasikan kondisi relatif konstan.

Radius 3 Kilometer

PVMBG mengingatkan masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau termasuk pengunjung, wisatawan, dan pendaki agar tak memasuki wilayah dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Ancaman bahaya erupsi saat ini dapat berupa lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat. Jika erupsi menerus kembali terjadi, potensi bahaya juga dapat berasal dari aliran lava.

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Status Tetap Siaga

Masyarakat yang terdampak abu vulkanik disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan.

Adapun masyarakat di wilayah pantai Banten dan Lampung diminta tetap tenang dan tak mempercayai isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut akan menyebabkan tsunami. Masyarakat diminta tetap beraktivitas seperti biasa dengan mengikuti arahan BPBD setempat.

PVMBG menyatakan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau akan dievaluasi secara berkala atau apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Status Level III (Siaga) beserta rekomendasinya tetap berlaku hingga diterbitkan evaluasi berikutnya.

Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki agar tak mendekati Gunung Anak Krakatau. Aktivitas juga dilarang dilakukan dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Baca juga:
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan… Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…
Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat… BMKG mengerahkan sekitar 20 sensor untuk memantau tinggi muka air laut di…
Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke… Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar hingga ketinggian 50.000…
  • Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
  • Antisipasi Tsunami Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 20 Sensor di Selat Sunda
  • Abu Anak Krakatau Tembus 50.000 Kaki, BMKG: Sebarannya Bergerak ke Barat dan…

Imbauan itu disampaikan sebagai langkah kewaspadaan terhadap potensi bahaya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi Badan Geologi dan tidak melakukan aktivitas di zona yang telah ditetapkan,”

demikian keterangan, Senin, 7 September 2026.

Dampak dari sebaran abu vulkanik itu, empat bandara ditutup sementara. Dari pemutakhiran status operasional bandara pada pukul 07.41 WIB, empat bandara yang mengalami penutupan sementara yakni Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Radin Inten II Lampung (TKG), dan Bandara Budiarto Curug (RTO).

Tag:Berita PentingErupsiGunung Anak KrakatauPVMBGRadiusSiaga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria (jas hitam) dalam pertemuan.
Daerah

TES ARTIKEL 1

gwqfhqofqp fmnqifqpofhttps://www.google.comjq fafjqaeft[ 1213446- ofjjfa

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
11 jam lalu
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
16 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?