Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Jaga Ekosistem Kalimantan, Pertamina Dukung Rehabilitasi Orang Utan
Hype

Jaga Ekosistem Kalimantan, Pertamina Dukung Rehabilitasi Orang Utan

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 31, 2026 3:59 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 minggu lalu
Share
Orangutan
Orangutan (Foto: PT Pertamina Hulu Indonesia)
SHARE

Upaya menjaga ekosistem hutan Kalimantan terus dilakukan melalui berbagai program konservasi orang utan.

Daftar isi Konten
  • Orangutan Butuh Perawatan
  • Penanaman Pohon
  • Perkembangan Selama Rehabilitasi

Memperingati Hari Orang Utan yang jatuh pada 19 Agustus, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) turut mendukung upaya tersebut melalui kolaborasi dengan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation dalam rehabilitasi orang utan dan pemulihan habitatnya.

Dukungan diberikan melalui anak perusahaan PHI, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta afiliasinya, PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field dan Tanjung Field.

Program tersebut mencakup adopsi orang utan, pemenuhan kebutuhan selama proses rehabilitasi, hingga pemulihan vegetasi di sekitar wilayah operasi migas perusahaan di Kalimantan.

Orangutan Butuh Perawatan

Dukungan diberikan melalui anak perusahaan PHI, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta afiliasinya, PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field dan Tanjung Field.

Baca juga:
Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…
Pertamina Sebut Penjualan Pertamax Green Melonjak 267 Persen Penjualan Pertamax Green 95, bensin nonsubsidi dengan campuran bioetanol 5 persen atau…
Bukan Cuma Soal Biodiesel, Pertamina Ungkap 3 Masalah Besar yang… Implementasi biodiesel B50 kini telah menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Namun, PT Pertamina…
  • Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor
  • Pertamina Sebut Penjualan Pertamax Green Melonjak 267 Persen
  • Bukan Cuma Soal Biodiesel, Pertamina Ungkap 3 Masalah Besar yang Mengadang B50…

Program tersebut mencakup adopsi orang utan, pemenuhan kebutuhan selama proses rehabilitasi, hingga pemulihan vegetasi di sekitar wilayah operasi migas perusahaan di Kalimantan.

Rehabilitasi juga tidak hanya berfokus pada kondisi individu orang utan. Pemulihan habitat menjadi bagian penting karena hutan yang sehat dibutuhkan untuk menyediakan sumber pakan dan ruang hidup ketika satwa kembali ke alam.

Penanaman Pohon

Salah satu upaya pemulihan tersebut dilakukan PHM melalui penanaman 400 pohon di area seluas satu hektare.

Vegetasi yang ditanam terdiri atas Bengkirang, Balangeran, Shorea leprosula, dan Kapur. Area tersebut akan dipelihara dan diamankan selama lima tahun untuk mendukung pertumbuhan.

Direktur Utama PHI, Muharram Jaya Panguriseng, mengatakan pelestarian orang utan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan kegiatan hulu migas secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Proses rehabilitasi orang utan membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan masing-masing individu.

Satwa harus kembali mengembangkan berbagai kemampuan alami sebelum dapat dilepasliarkan.

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, menjelaskan bahwa rehabilitasi orang utan bukan proses yang singkat.

Satwa perlu melalui berbagai tahapan, mulai dari mengenali pakan, mengeksplorasi lingkungan, memanjat pohon, hingga membuat sarang.

Rehabilitasi orang utan tidak dapat dipisahkan dari upaya memulihkan dan menjaga habitatnya,” 

ujar Kemas.

Perkembangan Selama Rehabilitasi

Di Samboja Lestari, Anggoro, orang utan jantan berusia 11 tahun, masih mengembangkan kemampuan bertahan hidup di kompleks sosialisasi.

Karhutla Bukan Cuma Soal Asap, PKS Soroti Korban Satwa hingga Dalang Pembakaran

Sementara itu, Bumi, orang utan jantan berusia 9 tahun di Nyaru Menteng, telah memasuki tahap Pulau Pra-Pelepasliaran.

Orang utan lainnya juga menunjukkan perkembangan. Monita (7 tahun) semakin terampil mengeksplorasi pepohonan, mencari buah, dan membuat sarang. Ecky (10 tahun) telah mengenali sekitar 50 jenis pakan alami dan mampu membuat sarang sendiri.

Sementara Otan dan Feruza (5 tahun) terus mengasah kemampuan memanjat, mengenali pakan, dan membuat sarang di Sekolah Hutan Samboja Lestari.

Dalam lima tahun terakhir, PHI mengklaim telah melakukan penanaman lebih dari 600 ribu pohon di wilayah operasi hulu migas di Kalimantan.

Pohon yang ditanam mencakup jenis endemik Kalimantan dan pohon buah-buahan. Penanaman tersebut dilakukan untuk mendukung konservasi flora dan fauna sekaligus membantu pengurangan emisi karbon.

PHI juga menggandeng lembaga konservasi, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan berbagai program lingkungan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keberlangsungan ekosistem Kalimantan sekaligus mendukung kegiatan operasi hulu migas yang selamat, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan.

Tag:Borneo Orangutan SurvivalKalimantanOrang UtanpertaminaRehabilitasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi memakai antiperspirant
Hype

TES ARTIKEL 2

GA'IOGHARAIHGAEIGHA'H NBFIAHAIOFAOEFHPAF OBGAEOFBAIOFBAP NOAHFAOIFHAEOFAHO MFPOADJFAEFJJ-0QA J-A9EFJAFJ= [OA[ODFMA[OFJA= /-0975321

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
8 jam lalu
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
Hype

Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta jadi pencemar atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
12 jam lalu
Ampas Tebu Disulap Jadi Pasir Kucing.
Hype

Mahasiswa UGM Sulap Ampas Tebu Jadi Pasir Kucing, Bisa Pantau pH Urine!

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi pasir kucing berbahan dasar…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Ilustrasi lumut.
Hype

Sering Dibersihkan karena Dianggap Mengganggu, Ternyata Lumut Punya Lima Manfaat Ini

Lumut kerap dianggap sebagai tumbuhan pengganggu. Pertumbuhannya di lantai, tembok, batu, hingga…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
23 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up