Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Didik J Rachbini: Elite NU Jangan Bergantung dan Bergelantungan pada Kekuasaan
Nasional

Didik J Rachbini: Elite NU Jangan Bergantung dan Bergelantungan pada Kekuasaan

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: September 1, 2026 6:27 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 minggu lalu
Share
Petugas kemanan berjaga di pintu masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
Petugas kemanan berjaga di pintu masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). (ANTARA FOTO/Syaiful Arif/nz)
SHARE

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini mendorong elite Nahdlatul Ulama (NU) mengurangi orientasi pada politik praktis dan mengalihkan kekuatan organisasi untuk mempercepat pembangunan pesantren serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nahdliyin.

Dia berpendapat kekuatan besar NU seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan politik jangka pendek. Setelah muktamar, elite NU dinilai memiliki pekerjaan yang lebih besar, yakni melanjutkan transformasi pesantren agar semakin berperan dalam pembangunan masyarakat.

“Sebaiknya hindari bermain politik praktis karena dengan posisi strategis, keanggotaan yang masif, dan besar jumlahnya, maka secara inheren NU mempunyai posisi dan daya tawar yang kuat,”

kata Didik dalam keterangannya, Selasa, 1 September 2026.
Baca juga:
Pertamina Lebur PET ke Patra Niaga, Bisnis Hilir Masuk Babak… PT Pertamina (Persero) resmi menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam restrukturisasi bisnis…
Prabowo Pamer KTA NU di Muktamar, Ada Tulisan 'Anggota Seumur… Presiden RI Prabowo Subianto menyebut Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama (NU)…
Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU Terpilih: Cicit KH Hasyim… Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)…
  • Pertamina Lebur PET ke Patra Niaga, Bisnis Hilir Masuk Babak Baru
  • Prabowo Pamer KTA NU di Muktamar, Ada Tulisan 'Anggota Seumur Hidup' yang…
  • Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU Terpilih: Cicit KH Hasyim Asy'ari, Pernah…

Didik menilai posisi strategis tersebut seharusnya digunakan untuk memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, teknologi, sumber daya manusia, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat pesantren.

Pendekatan terhadap masyarakat nahdliyin juga perlu berubah. Massa NU tidak seharusnya terus ditempatkan sebagai objek untuk kepentingan politik dan perebutan kekuasaan.

“Tidak bisa lagi massa NU diposisikan sebagai obyek politik praktis untuk mengais suara dan mendukung elite-elitenya yang berkiprah, bergantung dan bergelantungan di kekuasaan,”

ujar dia.

Transformasi

Menurut Didik, pesantren saat ini telah mengalami transformasi besar dibandingkan kondisi beberapa dekade lalu. Mobilitas sosial masyarakat pesantren meningkat, begitu pula pertumbuhan kelas menengah serta kalangan intelektual dari lingkungan pesantren.

Karena itu, ia menilai agenda NU ke depan seharusnya diarahkan untuk membawa pesantren menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penerima program.

“Agenda elite NU ke depan adalah membawa pesantren dari ketertinggalan menuju keunggulan, dari penerima pembangunan menjadi pelaku pembangunan, dan dari kekuatan sosial menjadi kekuatan intelektual, ekonomi, dan teknologi yang menentukan masa depan Indonesia,”

jelas Didik.

Didik juga mendorong NU dan pemerintah mengarahkan program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia ke lingkungan masyarakat nahdliyin.

Penguatan pesantren dapat menjadi strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi NU terhadap pembangunan nasional.

“Agenda NU yang utama seharusnya bukan di wilayah politik praktis kekuasaan, tetapi konsolidasi pembangunan, menjadikan kekuatan sosial dan politik yang dimiliki untuk mempercepat transformasi pesantren dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nahdliyin,”

imbuh dia.
Baca juga:
Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk… Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau…
Prabowo Pasang Target Gila: Semua Sekolah dan Pesantren Harus Selesai… Presiden Prabowo Subianto menegaskan program perbaikan sekolah menjadi salah satu prioritas pemerintah.…
DPD Puji Setinggi Langit Pemerintahan Prabowo-Gibran: Transformasi Ekonomi Ibarat 'Cabut… Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin memuji pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan…
  • Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk Akal”
  • Prabowo Pasang Target Gila: Semua Sekolah dan Pesantren Harus Selesai Direnovasi di…
  • DPD Puji Setinggi Langit Pemerintahan Prabowo-Gibran: Transformasi Ekonomi Ibarat 'Cabut Duri'
Tag:Didik J RachbiniNahdlatul UlamaNahdliyinPesantrenTransformasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto, bertemu dengan anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas agenda bidang kehutanan dan pertambangan, di kediaman pribadinya
Nasional

Istana “Disentil” Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi

Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
8 jam lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Nasional

RUU Reforma Agraria Disiapkan, DPR Bidik Tiga Masalah Besar: Tanah, Konflik, dan Petani Gurem

Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria DPR RI menyebut…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
8 jam lalu
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
Nasional

Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima pewarta foto dan tiga awak kapal…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
9 jam lalu
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas

Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up