Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, tapi Alarm Asap Palembang Belum Padam
Nasional

Karhutla Sumsel Turun 88 Persen, tapi Alarm Asap Palembang Belum Padam

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: September 1, 2026 9:27 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 minggu lalu
Share
Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026).
Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan layang simpang Jakabaring yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2026). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.)
SHARE

Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan menunjukkan tren penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Namun, ancaman asap belum berakhir. Di tengah penurunan luas area terbakar hingga 88 persen, kualitas udara Kota Palembang sempat masuk kategori sangat tidak sehat.

Daftar isi Konten
  • Luas Karhutla Turun Drastis
  • Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
  • Pengerahan Personel

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan penanganan karhutla di Sumatra Selatan masih terus diintensifkan melalui operasi darat dan udara. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan kemunculan titik api sekaligus mencegah perluasan dampak asap.

Berdasarkan pemantauan per 30 Agustus 2026, masih terdapat 67,06 hektare area yang membutuhkan pemadaman dan pemantauan ketat. Dari luasan tersebut, patroli udara mendeteksi 11 titik api dengan area sekitar 45 hektare, sedangkan pengecekan lapangan oleh Satgas Darat menemukan area sekitar 22,06 hektare.

“Hasil operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan membuktikan bahwa Satgas Darat yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, Basarnas, Relawan dan sektor swasta ini menjadi kekuatan utama dan harus semakin ditingkatkan kekuatannya,”

ujar Berton dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa, 1 September 2026.

Berdasar operasi gabungan, ada 18,36 hektare area berhasil dipadamkan. 2,5 hektare dipadamkan melalui operasi water bombing, sementara 15,86 hektare ditangani melalui operasi darat.

Saat ini, tim gabungan masih berfokus pada proses pendinginan atau cooling down di area seluas 48,7 hektare. Tahapan tersebut menjadi penting terutama di lahan gambut untuk memastikan bara api di dalam tanah benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.

Baca juga:
Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…
Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperketat kesiapsiagaan di wilayah pesisir Provinsi Lampung…
Otorita IKN Pastikan Karhutla di Tol Balsam dan Bukit Tengkorak… Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di…
  • Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor
  • Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung
  • Otorita IKN Pastikan Karhutla di Tol Balsam dan Bukit Tengkorak Padam

Luas Karhutla Turun Drastis

Berton mengatakan penanganan karhutla di Sumatra Selatan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan hasil positif. Luas area terbakar terus mengalami penurunan secara signifikan.

Pada 2023, luas area karhutla di Sumatera Selatan mencapai 264.165,68 hektare. Angka tersebut turun menjadi 30.844,96 hektare pada 2024 dan kembali turun menjadi 11.879,56 hektare pada 2025.

“Penurunan tersebut mencapai lebih dari 88 persen. Capaian ini dinilai menunjukkan efektivitas sistem peringatan dini, respons cepat Satgas Karhutla, serta kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan kebakaran,”

ucap Berton.

Meski demikian, BNPB masih menempatkan sejumlah wilayah sebagai prioritas penanganan.

Di Ogan Komering Ilir (OKI), terdapat lima titik api dengan luasan sekitar 21 hektare. Wilayah yang menjadi perhatian antara lain Kota Bumi dan Tulung Selapan.

Musi Banyuasin memiliki satu titik api dengan luasan sekitar 7 hektare, terutama di wilayah Lalan yang memiliki gambut tebal dan kondisi angin kencang.

Sementara itu, Muara Enim mencatat dua titik api dengan luasan sekitar 11 hektare, terutama di Gelumbang dan Sungai Rotan. Titik api lainnya tersebar di Musi Rawas Utara, OKU Timur, OKU, dan Ogan Ilir.

Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Penurunan luas area terbakar belum sepenuhnya menghilangkan persoalan asap. Pada 30 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB, stasiun pemantau kualitas udara Kota Palembang mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU/AQI) berada di angka 247 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena asap dari karhutla dapat menurunkan kualitas udara di wilayah sekitar, termasuk kawasan perkotaan. BNPB pun mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau jantung diminta mendapat perhatian lebih.

Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan menggunakan masker berstandar medis, seperti N95. BNPB sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Pengerahan Personel

Guna memperkuat penanganan di lapangan, 11.567 personel gabungan telah dikerahkan. Mereka berasal dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Basarnas, Masyarakat Peduli Api, sektor swasta, dan relawan.

BNPB juga menyalurkan dukungan sarana operasional kepada tujuh BPBD kabupaten/kota yang terdampak, yakni Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, Kota Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, dan OKI.

“Setiap daerah mendapat 25 set alat pelindung diri (APD) karhutla, lima roll selang berukuran 1,5 inci, empat unit pompa jinjing 2 HP, dua unit pompa bertekanan tinggi 6 HP, dua unit nozzle, serta dua unit flexible tank,”

terang dia.

Dukungan udara juga diperkuat. Dari total 32 armada udara nasional, sembilan unit disiagakan khusus untuk memantau dan menangani karhutla di Sumatera Selatan.

Pesawat Cessna 208 Caravan telah melakukan 27 sortie dalam operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan total 27.000 kilogram bahan semai.

Untuk patroli udara, helikopter AS365 N2 dan Cessna 208B telah mencatat lebih dari 439 jam terbang untuk memetakan titik panas.

Sementara operasi water bombing menggunakan helikopter Blackhawk, MI-8, dan Super Puma telah dilakukan lebih dari 237 sortie di sejumlah wilayah, termasuk Tulung Selapan, Rantau Bayur, Sungai Rotan, dan Lalan.

Operasi udara masih menghadapi tantangan berupa jarak pandang yang terbatas serta angin kencang, terutama di kawasan lahan gambut.

Berton mengatakan BNPB bersama seluruh elemen Satgas Karhutla akan terus memantau dan menangani hingga puncak musim kemarau berakhir.

“Meski tren luas karhutla menunjukkan penurunan tajam, kondisi kualitas udara menjadi pengingat bahwa penanganan belum dapat dihentikan. Selama masih terdapat titik api dan potensi asap, risiko terhadap kesehatan masyarakat tetap perlu diwaspadai,”

kata dia.
Baca juga:
BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Pascagempa NTT, Data Awal Tak Sepenuhnya… Per 7 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berhasil memverifikasi 51.591…
Lahan Eks Karhutla Mendadak Jadi Sawit, DPR Desak Pemerintah Bongkar… Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti dugaan lahan eks kebakaran hutan dan…
Gempa, Erupsi, Karhutla: Airlangga Akui Dampak bagi Ekonomi Daerah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui ada potensi gangguan ekonomi di…
  • BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Pascagempa NTT, Data Awal Tak Sepenuhnya Cocok
  • Lahan Eks Karhutla Mendadak Jadi Sawit, DPR Desak Pemerintah Bongkar Dugaan Pelanggaran
  • Gempa, Erupsi, Karhutla: Airlangga Akui Dampak bagi Ekonomi Daerah
Tag:asapBNPBKarhutlaPalembangSumatra Selatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
2
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
3
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
4
Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak
By Rahmat Baihaqi
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto, bertemu dengan anggota Kabinet Merah Putih untuk membahas agenda bidang kehutanan dan pertambangan, di kediaman pribadinya
Nasional

Istana “Disentil” Aktivis: Pemerintah Kehilangan Harapan, Akhirnya Jual Teori Konspirasi

Aktivis Rindra Danantara, menyoroti pola komunikasi pemerintah dengan publik di era Presiden…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
19 jam lalu
Ilustrasi Gedung DPR
Nasional

RUU Reforma Agraria Disiapkan, DPR Bidik Tiga Masalah Besar: Tanah, Konflik, dan Petani Gurem

Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria DPR RI menyebut…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
19 jam lalu
Prajurit TNI AL memetakan posisi KRI Kerambit-627 saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis (10/9/2026).
Nasional

Susur Selat Sunda Pakai Drone Thermal, SAR Kejar Jejak 5 Wartawan Hilang Kontak

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian lima pewarta foto dan tiga awak kapal…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
20 jam lalu
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
Nasional

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas

Tiga orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama,…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?